Trending News

Berita Terbaru

Musala di Banyuwangi Roboh usai Diterjang Hujan Deras
Peristiwa

Musala di Banyuwangi Roboh usai Diterjang Hujan Deras 

KABARIJEN.com – Sebuah Mushola di Banyuwangi, Jawa Timur, ambruk usai diterjang hujan deras pada, Minggu (2/6/2023) malam.

Kondisi Mushola yang bernama Al Muttaqiin yang berada di Dusun Sangkur RT 02 RW 02, Desa Bunder, Kecamatan Kabat, itu rusak berat.

Petugas BPBD Banyuwangi wilayah Kabat, Yusuf Kurniawan mengatakan, Mushola tersebut ambruk sekitar pukul 22.00 Wib.

“Memang selama dua hari, terjadi hujan secara terus menerus,” kata Yusuf, Senin (3/6/2023).

Menurut Yusuf, saat kejadian tidak ada orang di dalam mushola. Sehingga beruntung tidak ada korban jiwa.

“Tidak ada korban, tapi hampir seluruh isi bangunan rusak berat,” ujar Yusuf.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material yang dialami mencapai sekira Rp 25 juta.

Hingga Senin (3/6/2023) kemarin, evakuasi puing-puing sisa bangunan masih dilakukan pembersihan oleh masyarakat setempat bersama stakeholder terkait.

Sebelumnya BMKG menyampaikan, selama dua hari berturut-turut wilayah Banyuwangi diguyur hujan deras.

Hujan mengguyur dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan juga diprediksi akan terjadi selama tiga hari mendatang, yakni Senin-Rabu (3-5/7/2023).

Meski sebetulnya di kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa tersebut masih memasuki musim kemarau.

Dijelaskan, penyebab hujan yang diprediksi mengguyur hampir seluruh kecamatan di Banyuwangi, dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang cenderung tidak stabil.

“Dimana ada sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudera Hindia sebelah selatan Banten,” ungkap Anjar.

Menurut Anjar, kondisi ini berpotensi mempengaruhi cuaca di beberapa wilayah di Indonesia. Termasuk Banyuwangi, Jawa Timur.

Anjar menerangkan, ada perlambatan kecepatan angin atau konvergensi, dimana akan membentuk awan-awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati.

“Kondisi atmosfer ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan hampir di 25 kecamatan yang ada,” tandas Anjar.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *