Trending News

Berita Terbaru

Ketua DPRD Banyuwangi Dukung Radio Koperasi Merah Putih, Made: Perkuat Transparansi dan Ekonomi Desa
Daerah

Ketua DPRD Banyuwangi Dukung Radio Koperasi Merah Putih, Made: Perkuat Transparansi dan Ekonomi Desa 

KABARIJEN.com – DPRD Banyuwangi menyambut positif peluncuran Radio Komunitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diinisiasi Asosiasi KDKMP Banyuwangi. Kehadiran radio tersebut dinilai menjadi sarana komunikasi yang mampu memperkuat tata kelola koperasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan inovasi tersebut menjadi langkah maju dalam membangun koperasi yang lebih terbuka, partisipatif, dan dekat dengan masyarakat.

“Kami mengapresiasi lahirnya Radio Koperasi Merah Putih. Ini merupakan inovasi yang tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan komunikasi antara pengurus koperasi dengan masyarakat,” ujar Made.

Radio komunitas tersebut diluncurkan langsung oleh Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari, Rabu (22/7/2026), saat menghadiri pengukuhan Pengurus Asosiasi KDKMP Banyuwangi sekaligus diskusi publik Hari Koperasi Nasional.

Menurut Made, keberadaan radio akan mempermudah masyarakat memperoleh informasi terkait layanan koperasi, perkembangan usaha, hingga harga kebutuhan pokok yang diperbarui secara berkala.

“Akses informasi yang terbuka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin besar pula peluang koperasi menjadi penggerak ekonomi kerakyatan,” katanya.

Dalam forum tersebut, sejumlah pengurus koperasi juga menyampaikan aspirasi mengenai kelancaran distribusi barang bersubsidi, seperti LPG, beras, dan minyak goreng, serta percepatan pembangunan KDKMP di Banyuwangi.

Made menilai berbagai masukan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah agar koperasi dapat menjalankan fungsinya secara optimal sebagai penguat ekonomi desa.

“DPRD Banyuwangi siap mendukung kebijakan yang mempercepat pengembangan Koperasi Merah Putih, termasuk memastikan kebutuhan masyarakat dan pelaku koperasi mendapat perhatian dari pemerintah pusat maupun daerah,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Data Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menunjukkan, dari 217 desa dan kelurahan, sebanyak 17 KDKMP telah beroperasi, 136 koperasi telah memiliki akta pendirian dan masih dalam proses pembangunan, sementara 61 koperasi lainnya telah mencapai progres pembangunan 100 persen.

Radio Koperasi Merah Putih nantinya dapat diakses secara daring melalui radiomerahputih.com sebagai media penyampaian informasi, pelayanan, komunikasi, serta interaksi antara koperasi dan masyarakat.

Made berharap inovasi tersebut mampu menjadi percontohan nasional dalam pengembangan koperasi berbasis teknologi informasi.

“Kami berharap Radio Koperasi Merah Putih menjadi inspirasi bagi daerah lain. Banyuwangi memiliki peluang besar menjadi contoh penguatan koperasi modern yang tetap berpijak pada semangat gotong royong dan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *