Trending News

Berita Terbaru

15 Hari Kerja, Padat Karya Korsda Rogojampi Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Daerah

15 Hari Kerja, Padat Karya Korsda Rogojampi Jadi Penggerak Ekonomi Warga 

KABARIJEN.com – Program padat karya yang dijalankan Dinas PU Pengairan Banyuwangi di Korsda Rogojampi memberikan ruang bagi warga pra-sejahtera untuk mendapatkan pekerjaan.

Kegiatan tersebut mengintegrasikan pemeliharaan jaringan irigasi dengan upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Masyarakat pra-sejahtera produktif dilibatkan secara langsung dalam pekerjaan pengelolaan dan pemeliharaan jaringan pengairan.

Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Dedi Kurniawan, menyebut program dirancang agar manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga tingkat masyarakat.

“Melalui padat karya, pengelolaan irigasi dan peningkatan ekonomi warga dapat dilakukan dalam satu kegiatan,” ungkap Dedi.

Setiap titik pekerjaan umumnya memiliki masa pelaksanaan selama 15 hari kerja dengan melibatkan tenaga kerja lokal.

Jumlah pekerja dalam satu titik dapat mencapai sekitar 30 orang, bergantung pada kebutuhan dan kondisi pekerjaan yang ditangani.

Penghasilan yang diperoleh warga selama mengikuti kegiatan diharapkan dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat.

Dedi menjelaskan, program tersebut sekaligus diarahkan untuk menjaga fungsi jaringan irigasi yang menjadi penunjang penting bagi sektor pertanian.

“Kalau irigasi terpelihara, aktivitas pertanian ikut terbantu. Di sisi lain, warga mendapatkan manfaat ekonomi dari pekerjaan yang dilakukan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Dinas PU Pengairan dapat menggandeng kelompok petani pemakai air agar kegiatan sesuai dengan kebutuhan pengelolaan irigasi di lapangan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan dampak program tidak berhenti pada pekerjaan pemeliharaan, tetapi turut mendukung pengelolaan pertanian.

Dedi menambahkan, pemulihan ekonomi lokal menjadi salah satu perhatian program selain pemberdayaan masyarakat dan optimalisasi saluran irigasi.

“Harapannya, manfaat padat karya bisa dirasakan warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui jaringan pengairan yang terjaga,” tandasnya.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *