KABARIJEN.com – Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Hj Siti Mafrohatin Ni’mah prihatin tingginya angka permohonan nikah usia di bawah 18 tahun.
“Pemerintah harus turun tangan dan melindungi anak-anak agar mereka tetap bisa menikmati pendidikan dan masa depan,” kata Hj Ni’mah.
Ia menekankan, pernikahan dini berdampak negatif pada kesehatan reproduksi anak, termasuk risiko keguguran dan komplikasi persalinan yang berbahaya.
“Anak yang menikah terlalu muda belum matang secara mental, sehingga sulit menghadapi konflik rumah tangga maupun perbedaan karakter pasangan,” ujarnya.
Selain itu, pendidikan dan ekonomi anak-anak terhambat akibat menikah dini, yang sering menimbulkan masalah sosial hingga perceraian di kemudian hari.
Panitera Muda PA Banyuwangi, Moch. Nur Prehantoro, menyebutkan hingga 28 Oktober 2025 terdapat 557 permohonan dispensasi kawin yang diterima pengadilan.
“Dari jumlah itu, kami sudah memutuskan 550 kasus, sementara sisanya masih dalam tahap verifikasi dan pertimbangan lebih lanjut,” ujar Nur Prehantoro.
Rata-rata permohonan setiap bulan mencapai 31 sampai 79 pemohon, dengan kondisi psikologis dan sosial yang berbeda-beda tiap anak, tambahnya.
PA Banyuwangi menggandeng Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan & KB untuk menilai aspek psikologis dan sosial calon pengantin.
“Dinas Kesehatan juga memberikan rekomendasi terkait kondisi kesehatan calon mempelai sebagai syarat dispensasi kawin,” jelas Nur Prehantoro.
Langkah kolaboratif ini memastikan keputusan pengadilan tidak merugikan fisik maupun mental anak yang menikah dini.
Hj Ni’mah berharap pemerintah daerah bersikap serius agar kasus nikah dini menurun dan generasi muda Banyuwangi tetap berpendidikan.
“Dengan pengawasan yang ketat, kita bisa melindungi anak-anak agar masa depan mereka tidak terhenti karena menikah dini,” pungkasnya.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…