KABARIJEN.com – M. Yusuf Febri Budiyantoro S.H, seorang praktisi hukum di Banyuwangi, dengan tegas mengingatkan semua aktivis dan pegiat untuk tidak memanfaatkan kasus kekerasan seksual pada anak sebagai alat untuk tujuan pribadi atau kelompok.
Yusuf, yang sangat peduli terhadap isu anak di Banyuwangi, menyampaikan pesannya kepada media bahwa penanganan kasus pelecehan seksual anak harus murni dan tidak dicampur dengan kepentingan lain.
“Saya sebagai praktisi hukum ingin memastikan bahwa dalam kasus yang menyangkut anak-anak, tidak ada yang mengejar kepentingan pribadi yang akhirnya merugikan korban. Saya yakin bahwa di Banyuwangi, kami tidak akan menghadapi hal seperti itu,” ujar Yusuf, yang juga menjabat sebagai Kabid Hukum dan HAM DPC PA GMNI Banyuwangi saat ini.
Yusuf menekankan pentingnya menjalankan hukum sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Sistem Peradilan Anak. Bagi pelaku anak, juga memiliki hak-hak yang harus dihormati, sebagaimana hak-hak anak korban, karena inti dari semua ini adalah perlindungan anak.
“Kita perlu memahami bersama bahwa dalam kerangka hukum, anak-anak dibagi menjadi beberapa klasifikasi, termasuk anak korban dan pelaku anak. Oleh karena itu, isu anak harus ditangani dengan penuh kebijaksanaan dan hati-hati. Ini berbeda jika pelaku tersebut adalah orang dewasa yang ditangani dalam perspektif hukum,” ungkap Yusuf, yang juga berpraktik sebagai pengacara di LKBH Untag Banyuwangi.
Yusuf mengajak semua pihak untuk mempercayakan proses hukum kepada Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Unit Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Polresta Banyuwangi yang bertugas menangani isu anak.
“Kita harus bersama-sama mendukung dan mengawal proses ini dengan bijaksana, tanpa tergesa-gesa dalam mengambil tindakan. Karena kita hidup dalam negara hukum, mari kita bersama-sama berjuang untuk memberantas kejahatan terhadap anak dan memberikan dukungan penuh kepada APH,” tegas Yusuf.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…