BANYUWANGI – Rasa suka cita nampak diwajah 80 putra putri Banyuwangi, Jawa Timur, penerima program beasiswa dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Semangat hidup mereka seakan kembali berkobar.
Bagaimana tidak, para penerima mayoritas adalah siswa berprestasi dari keluarga dengan ekonomi kurang beruntung. Dan berkat beasiswa tersebut mereka bisa melanjutkan jenjang pendidikan ke Perguruan Tinggi untuk mengejar cita-cita.
Sambil didampingi orang tua, para penerima beasiswa tak bisa menutupi rasa Bahagia. Seorang ibu wali siswa bahkan terlihat meneteskan air mata. Dia mengaku haru karena anaknya bisa melanjutkan pendidikan berkat beasiswa dari anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk.
Ya, begitulah suasana yang muncul dalam acara Penyerahan Simbolis Beasiswa PT BSI 2025 di Auditorium Tujuh Bukit area site PT BSI di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jumat kemarin (8/8/2025).
Beryl Ahmad Qurunul Bahri, salah satu penerima beasiswa asal Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, mengaku lebih optimis. Dia yakin beasiswa dari PT BSI bisa membantunya untuk meraih cita-cita.
“Melalui jurusan yang saya ambil, saya nanti kalau lulus ingin bekerja di perusahaan-perusahaan besar,” katanya, Sabtu (9/8/2025).
Pengakuan senada ikut dilontarkan Evi Ningrum. Penerima program Beasiswa PT BSI 2025 ini berharap bisa meringankan beban orang tua.
“Saya ingin meringankan beban orang tua melalui beasiswa PT BSI ini. Cita-cita saya ingin menjadi pendidik,” ungkapnya.
Acara Penyerahan Simbolis Beasiswa PT BSI 2025 disaksikan langsung oleh jajaran Forpimka Pesanggaran. Ikut hadir pula Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdik) Kecamatan Pesanggaran, Nasir Nur Cahyo. Pihak perusahaan diwakili General Manager of Operations (GMO) PT BSI sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BSI, Roelly Fransza beserta jajaran. Tak ketinggalan lima kepala desa dari wilayah Kecamatan Pesanggaran.
Direktur Utama PT BSI, Adi Adriansyah Sjoekri juga ikut bergabung dalam acara secara online. Disitu dia menjabarkan bahwa program Beasiswa PT BSI merupakan wujud ketaatan perusahaan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Khususnya Kepmen ESDM 1824 K/30/MEM/2018. Program ini sekaligus bentuk tanggung jawab PT BSI kepada masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah terdekat dengan perusahaan.
“Sejak beroperasi di wilayah Pesanggaran pada 2012, PT BSI secara otomatis menjadi bagian dari masyarakat Pesanggaran, yang selalu berinteraksi sosial dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dijelaskan pula, sebagai pelaku investasi, PT BSI terus menancapkan komitmennya kepada masyarakat. Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang biasa disebut Corporate Social Responsibility (CSR) terus digelontorkan dengan 8 program utama. Meliputi program bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan infrastruktur.
“Karena ikatan sosial tersebut, kami (PT BSI) pun bertekad untuk bisa hidup berdampingan dengan masyarakat, menjadi tetangga yang baik, yang bertanggung jawab dan patuh terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” cetus Adi Adriansyah Sjoekri.
Dia berharap program Beasiswa PT BSI bisa berkontribusi nyata terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik di sekitar perusahaan.
“Kami sampaikan selamat kepada para penerima Beasiswa PT BSI 2025. Semoga dengan beasiswa ini, anak-anak semakin giat dalam belajar sehingga bisa menjadi generasi yang membanggakan di masa depan, generasi emas yang bisa membawa Indonesia semakin maju,” ungkapnya.
Camat Pesanggaran, Andik Basuki, mengaku sangat mengapresiasi program Beasiswa PT BSI. Menurutnya, dengan beasiswa dari PT BSI, anak-anak di Pesanggaran memilki kesempatan yang sama dengan lainnya untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.
Dalam penilaiannya, PT BSI tidak hanya berkutat pada dunia pertambangan saja. Tetapi banyak hal yang sudah dilakukan untuk masyarakat. Andik Basuki lalu menyebutkan beberapa program yang dia ketahui, antara lain pembangunan fisik berupa sarana prasarana publik serta kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian, atas dedikasi (PT BSI) dalam rangka pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Banyuwangi,” ucapnya.
Camat Pesanggaran juga memberikan pesan khusus kepada para penerima beasiswa. Dia berharap mereka bisa bersungguh-sungguh dalam belajar.
“Tentunya ini tidak hanya menjadi kebanggan keluarga. Namun, juga kebanggaan daerah. Nantinya, kami berharap setelah lulus adik-adik dapat mendarmabaktikan ilmunya, terlebih lagi di Kecamatan Pesanggaran,” tuturnya.
Sebagai informasi, PT BSI sudah menginisiasi program beasiswa sejak 2014, jauh sebelum perusahaan berproduksi. Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini berproduksi perdana pada 2017.
Program Beasiswa PT BSI merupakan salah satu implementasi program PPM dengan sasaran siswa lulusan SMA sederajat di sekitar wilayah operasi perusahaan, yaitu Kecamatan Pesanggaran dan wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Sejak 2014 hingga saat ini, jumlah penerima Beasiswa PT BSI jenjang D3, D4, dan S1 sebanyak 353 orang. Mereka yang masuk dalam program ini menerima bantuan dana pendidikan mulai awal semester sampai lulus. Untuk masa studi enam semester untuk jenjang D3 dan masa studi delapan semester untuk jenjang D4/S1. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…