KABARIJEN.com – Bapemperda DPRD Banyuwangi menggelar rapat kerja membahas surat usulan eksekutif terkait Raperda Pengelolaan Dana Abadi Daerah (DAD).
Rapat tersebut juga menjadi forum awal penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Banyuwangi tahun 2026 mendatang.
Ketua Bapemperda, Ahmad Masrohan, menjelaskan rapat itu merupakan tindak lanjut dari surat resmi Bupati Banyuwangi kepada lembaga legislatif.
Usulan tersebut menjadi rancangan ketiga yang diajukan di luar Propemperda tahun 2025 dan memerlukan kajian mendalam lintas fraksi.
Masrohan menegaskan, setiap usulan di luar program tahunan tidak bisa langsung diterima tanpa pembahasan dan analisa urgensi.
“DPRD harus memastikan Raperda ini memang mendesak dan dibutuhkan mengingat waktu tahun anggaran 2025 tersisa dua bulan,” jelasnya.
Menurutnya, kehati-hatian Bapemperda menjadi prinsip utama agar regulasi yang dihasilkan tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi.
“Setiap produk hukum harus sah secara yuridis dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” tegas politisi PDI Perjuangan asal Kecamatan Sempu.
Selain membahas Raperda DAD, forum tersebut juga melakukan sosialisasi rencana penyusunan Propemperda Banyuwangi tahun 2026.
Bapemperda mengajak seluruh anggota DPRD untuk mengajukan usulan peraturan daerah sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi lokal Banyuwangi.
Masrohan menjelaskan, syarat dasar pembentukan Raperda meliputi judul, latar belakang, kajian filosofis, sosiologis, yuridis, dan ruang lingkup pengaturan.
Raperda yang bersifat khusus dapat memuat nilai-nilai lokal atau kearifan daerah yang menjadi karakter khas Banyuwangi.
“Semua telah kami siapkan dalam format usulan resmi agar proses pembahasan berjalan terarah,” ujarnya dalam rapat internal.
Bapemperda juga menegaskan penyusunan Propemperda harus sesuai ketentuan Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang produk hukum daerah.
Ia berharap seluruh Raperda 2026 mencerminkan kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah berkelanjutan serta pemerintahan bersih.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…