KABARIJEN.com – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, operator tambang emas PT Bumi Suksesindo (PT BSI) terus merealisasikan penyerahan Lahan Kompensasi (Lakom) kepada pemerintah. Perusahaan yang beroperasi di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi ini tercatat menyerahkan Lakom terluas di Indonesia.
Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut menyiapkan total Lakom seluas 2.016,69 hektare untuk diserahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Jumlah ini bahkan melampaui kewajiban regulasi, yakni 32 hektare lebih luas dari yang ditentukan.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2010, PT BSI yang memegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) seluas 992 hektare di Banyuwangi, diwajibkan menyediakan Lakom minimal dua kali lipat atau 1.984 hektare. Hal ini dikarenakan kawasan hutan di Provinsi Jawa Timur masih kurang dari 30 persen dari luas daratan.
Proses serah terima Lakom dalam kondisi Clear and Clean serta sudah direboisasi ini dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dilakukan di Bondowoso, Jawa Timur seluas 100,32 hektare pada 21 September 2020.
Disusul tahap kedua di Sukabumi, Jawa Barat seluas 857,26 hektare pada 9 September 2021, dan tahap ketiga kembali di Bondowoso seluas 215,66 hektare pada 12 Oktober 2021. Terbaru, tahap keempat seluas 430,4 hektare di Kabupaten Sukabumi resmi diserahkan kepada Dirjen PDASRH KLHK, Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum, pada 15 September 2022.
PT BSI memastikan lahan yang diserahkan memiliki kualitas lingkungan yang baik. Di wilayah Bondowoso, perusahaan menanam komoditas jati, pinus, sengon, hingga berbagai tanaman buah. Hasil penilaian tim KLHK dan Perhutani pada September 2021 di enam kecamatan (Botolinggo, Cermee, Klabang, Prajekan, Taman Krocok, dan Tegal Ampel) menunjukkan keberhasilan luar biasa dengan tingkat pertumbuhan mencapai 100 persen.
Kondisi serupa juga terlihat pada Lakom di Sukabumi, Jawa Barat. Sebelum serah terima, tim gabungan dari Dinas Kehutanan Jabar, BPDASHL, dan Perhutani melakukan penilaian lapangan terhadap tanaman jati, rimba campur, dan pinus. Hasilnya, lahan dinyatakan dalam kondisi sehat dan memenuhi standar keberhasilan reboisasi di atas batas minimal 75 persen.
Langkah PT BSI ini menjadi bukti bahwa perusahaan tambang dapat berjalan beriringan dengan upaya pemulihan ekosistem dan perluasan kawasan hutan di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…