KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (BSI), perusahaan pengelola tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, Banyuwangi, mencatatkan 25 juta jam kerja tanpa lost-time injury (LTI) menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 perusahaan. Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan penerapan budaya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di lingkungan operasional perusahaan.
PT BSI yang merupakan anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk itu berhasil mempertahankan operasional tanpa kecelakaan kerja yang mengakibatkan pekerja kehilangan waktu kerja. LTI merupakan indikator kinerja K3 yang digunakan untuk mengukur tingkat keselamatan kerja di suatu perusahaan.
Kategori LTI mencakup kecelakaan yang menyebabkan pekerja tidak dapat menjalankan aktivitasnya, termasuk kecelakaan fatal maupun yang mengakibatkan kehilangan fungsi anggota tubuh atau cacat permanen.
General Manager of Operations (GMO) sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BSI, Roelly Fransza, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen seluruh karyawan dan mitra kerja dalam menerapkan keselamatan sebagai prioritas utama di setiap aktivitas operasional.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen, disiplin, kepedulian, dan kerja sama kita dalam menempatkan keselamatan sebagai nilai utama di setiap aktivitas operasional. Saya menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh karyawan PT BSI dan mitra kerja atas keberhasilan mencapai 25 juta jam kerja tanpa lost-time injury,” ujar Roelly, Kamis (6/8/2026).
Menurut Roelly, capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam peningkatan safety maturity perusahaan. Ia menegaskan budaya keselamatan harus tertanam dalam cara berpikir, mengambil keputusan, hingga pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.
Untuk memperkuat budaya tersebut, perusahaan mendorong seluruh pekerja menerapkan empat kebiasaan utama. Langkah pertama adalah mengenali setiap potensi bahaya yang ada di area kerja.
“Dengan pengenalan dan pemahaman yang baik, potensi bahaya lebih mudah dikendalikan,” katanya.
Selain itu, setiap pekerja diminta memastikan seluruh risiko telah dikendalikan secara tepat, saling mengingatkan ketika menemukan tindakan maupun kondisi yang tidak aman, serta berani menghentikan pekerjaan apabila dinilai berpotensi membahayakan keselamatan.
Meski berhasil mencatatkan 25 juta jam kerja tanpa LTI, Roelly menegaskan perusahaan tidak ingin terlena dengan pencapaian tersebut. PT BSI akan terus meningkatkan standar keselamatan untuk mencapai tingkat safety maturity yang lebih tinggi.
Menurutnya, perhatian perusahaan kini tidak hanya difokuskan pada pencegahan lost-time injury, tetapi juga pencegahan serious potential incident (SPI), sekaligus meningkatkan kualitas identifikasi bahaya dan pengendalian risiko di seluruh aktivitas operasional.
Di tingkat organisasi, PT BSI juga terus memperkuat kepemimpinan keselamatan pada setiap jenjang manajemen serta meningkatkan kualitas pengelolaan mitra kerja. Perusahaan juga berupaya membangun budaya kerja yang mendorong setiap individu bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun rekan kerjanya.
“Mari menjadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk mewujudkan operasi pertambangan yang semakin aman, andal, produktif, dan berkelanjutan sesuai dengan kaidah teknik pertambangan yang baik atau good mining practice,” pungkas Roelly. (*)
Related posts

Sound System Baru Bantu Anak-anak Sanggar Rasendrya Lebih Semangat Berlatih
KABARIJEN.com – Komitmen berkhidmad berbagi manfaat, terus digelorakan PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Kali ini, pelaku investasi di Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut merealisasikan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang biasa diaebut Corporate Social Responsibility (CSR), kepada Sanggar Tari Rasendrya, Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran,…
Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…