BANYUWANGI – Pelaku investasi PT Bumi Suksesindo (PT BSI), mengajak seluruh karyawan dan masyarakat untuk memperbanyak membaca sholawat dibulan Ramadan.
“Mari perbanyak sholawat. Bulan Ramadan yang mulia ini merupakan momen yang tepat untuk memuliakan Rasulullah Muhammad SAW dengan cara memperbanyak sholawat,” ucap General Manager of Operations (GMO) sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Bumi Suksesindo (PT BSI), Roelly Fransza, Senin (9/3/2026).
Dan sebagai bentuk memuliakan bulan Ramadan, operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut menggelar acara sholawatan bertajuk Bumi Suksesindo Bersholawat, pada Sabtu, 7 Maret 2026 lalu.
Kegiatan yang digeber di Tujuh Bukit Futsal Stadium di Pos 6 site PT BSI itu diikuti ratusan karyawan. Termasuk para pemuda dan pelajar lingkar tambang yang sedang mengikuti pesantren kilat.
Roelly Fransza menyampaikan, bahwa pihaknya sangat menghargai praktik-praktik keagamaan, khususnya dikalangan para karyawan. Untuk itu, jangan heran, anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk memberi keleluasaan penuh setiap karyawan dapat menjalankan perintah agamanya dengan bebas dan bertanggung jawab.
Selebihnya, Roelly Fransza berharap Bumi Suksesindo Bersholawat dapat menginspirasi para karyawan agar semakin cinta kepada nabinya. Semakin kuat iman dan takwanya, sehingga semakin peduli terhadap sesama. Di dunia kerja yang sarat risiko seperti pertambangan, nilai-nilai tersebut sangat penting.
“Dengan begitu, kita akan lebih peduli terhadap keselamatan, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta menjaga amanah pekerjaan yang kita emban,” katanya.
Untuk diketahui, kegiatan Bumi Suksesindo Bersholawat, diawali dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sekitar perusahaan. Pembacaan selawat dipandu oleh kelompok selawat setempat, Majelis Sholawat Roudhotul Huda Pesanggaran. Mereka adalah grup selawat yang digawangi oleh para remaja lokal.
Tidak hanya sholawatan, panitia juga menghadirkan kiai muda Banyuwangi, KH. Sunandi Zubaidi, untuk mengisi sesi pengajian agama. Dalam ceramah, pengasuh Pondok Pesantren Kampung Kitab Kuning Al Kalam Blimbingsari, tersebut banyak mengulas tentang akhlak Nabi Muhammad.
Kiai Sunandi mengisahkan bagaimana Nabi Muhammad begitu peka perasaannya dan peduli terhadap sesama. Para karyawan yang menjadi peserta tampak gembira mengikuti jalannya kegiatan. Mereka tetap bertahan sampai acara diakhiri dengan buka puasa dan sholat jamaah.
“Semoga lantunan sholawat yang kita panjatkan, membawa keberkahan bagi kita semua, menenangkan hati, memperkuat iman, dan menumbuhkan kepedulian dalam kehidupan kita sehari-hari,” tandas Roelly Fransza. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…