Trending News

Berita Terbaru

DPRD Banyuwangi Fasilitasi Rencana Dana Abadi untuk Stabilitas Pembangunan
Daerah

DPRD Banyuwangi Fasilitasi Rencana Dana Abadi untuk Stabilitas Pembangunan 

KABARIJEN.com – Pemkab Banyuwangi menyiapkan Dana Abadi Daerah (DAD) untuk menjamin ketersediaan dana pembangunan, meski kondisi fiskal daerah mengalami fluktuasi.

Rencana ini dibahas dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD Banyuwangi, yang dipimpin Wakil Ketua Michael Edy Hariyanto di gedung DPRD, Kamis (30/10/2025).

Michael Edy menekankan, setiap rencana penjualan saham tambang emas Tumpangpitu memerlukan kajian mendalam secara hukum, ekonomi, dan dampak sosial bagi masyarakat.

“Terkait saham tambang dan DAD, eksekutif sudah mengirim surat, tapi Dewan belum membahasnya secara resmi,” jelas Michael Edy.

Kepala BPKAD Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, menyebutkan, dana abadi ini menjadi tabungan investasi daerah yang hasilnya mendukung program strategis pemerintah.

Modal awal DAD berasal dari sumber legal, termasuk dividen saham, hasil investasi daerah, dan pendapatan sah lainnya yang akan diinvestasikan produktif.

“Kita pastikan dana ditempatkan pada instrumen investasi aman, hasilnya bisa digunakan untuk pembiayaan kegiatan prioritas masyarakat,” ujar Cahyanto.

Dana Abadi Daerah juga diawasi aparat hukum agar pengelolaan transparan, akuntabel, serta bertujuan jangka panjang bagi pembangunan berkelanjutan.

“Manfaat dari pengelolaan DAD dapat membiayai pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pengembangan ekonomi kreatif,” tambah Cahyanto.

Skema ini membuat kekayaan daerah tidak habis untuk belanja rutin, melainkan menjadi sumber pendapatan tambahan yang berkelanjutan bagi Banyuwangi.

Pengelolaan profesional melibatkan pemerintah daerah, aparat hukum, akademisi, dan praktisi keuangan agar transparansi dan keberlanjutan tetap terjaga.

Kepala Badan Pendapatan, Samsudin, menegaskan, pokok dana tetap aman dan hanya hasil pengembangannya yang bisa digunakan untuk program prioritas masyarakat.

“Pembentukan DAD merupakan bentuk ikhtiar menjaga masa depan Banyuwangi agar generasi mendatang tetap merasakan manfaatnya,” pungkas Samsudin.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *