KABARIJEN.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama DPRD menetapkan sembilan prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2026. Fokus pembangunan tersebut disampaikan dalam laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banyuwangi saat rapat paripurna pengesahan APBD 2026.
Pimpinan Banggar DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, menegaskan bahwa seluruh dokumen Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2026 telah disusun sesuai ketentuan regulasi yang berlaku. “Secara normatif, rancangan APBD 2026 memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Banggar juga menyepakati tema pembangunan Banyuwangi tahun 2026, yaitu “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Tinggi yang Inklusif untuk Menurunkan Kemiskinan.” Tema tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam sembilan prioritas pembangunan daerah.
Prioritas tersebut meliputi peningkatan produksi pangan, penguatan nilai tambah produk UMKM, serta perluasan pasar sektor pertanian dan pariwisata. Selain itu, serapan tenaga kerja di sektor UMKM dan pariwisata juga menjadi bagian dari fokus pembangunan.
Pembangunan akses infrastruktur pariwisata dan pertanian turut masuk dalam prioritas utama. Perlindungan sosial adaptif serta pemberdayaan masyarakat miskin dan rentan juga menjadi perhatian dalam penyusunan program tahun depan.
Dua prioritas lainnya mencakup penguatan pendidikan yang berdaya saing dan peningkatan akses kesehatan serta pola hidup sehat. Pemerintah daerah juga menetapkan reformasi birokrasi sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Michael menekankan bahwa seluruh prioritas tersebut harus ditempuh melalui kebijakan yang lebih fokus dan solutif, sesuai kemampuan fiskal daerah, namun tetap responsif terhadap berbagai tantangan di tahun 2026. Kebijakan tersebut juga harus selaras dengan strategi pembangunan nasional, RPJMD, hingga RKPD Banyuwangi.
“Kita tetap optimistis, meski dengan keterbatasan ini kami dapat memenuhi target pembangunan, standar layanan publik, dan penyelenggaraan pemerintahan daerah secara umum,” katanya.
Penetapan prioritas pembangunan tersebut menjadi dasar arah kebijakan Pemkab dan DPRD Banyuwangi dalam mengelola APBD 2026 serta mendorong percepatan pembangunan daerah.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…