KABARIJEN.com – Komisi I DPRD Banyuwangi terus melakukan pengawasan terhadap banyaknya posisi jabatan yang kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, yang akrab disapa Rifa, pihaknya pernah melakukan rapat koordinasi dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi terkait banyak kekosongan pejabat. Bahkan ada dinas yang hanya punya kepala dinas dengan satu kepala bidang (Kabid), padahal di dinas tersebut ada tiga bidang.
“Hal tersebut menjadi perhatian DPRD khususnya Komisi I untuk segera mengisi dengan pejabat definitif. Saat ini banyak aparaturs sipil negara (ASN) yang masih muda dan potensial serta kepangkatan memenuhi syarat untuk segera ditempatkan,” ujar Rifa.
Politisi Partai Golkar tersebut menuturkan sesuai yang disampaikan oleh BKPP berdasarkan aturan yang ada sekitar enam bulan setelah dilantik Bupati Banyuwangi baru bisa melakukan mutasi pejabat. Kalau melihat perkembangan yang ada kemungkinan sekitar minggu terakhir Agustus 2025 ada mutasi ASN di lingkungan Pemkab Banyuwangi.
Apabila belum ada, maka Komisi I akan secepatnya memanggil BKPP Banyuwangi dan sesuai dengan fungsinya dalam pengawasan untuk memberikan saran posisi jabatan yang kosong dan strategis supaya segera diisi oleh ASN yang ada di Banyuwangi.
“Karena orang pintar di Banyuwangi cukup banyak dan secara kepangkatan sudah memenuhi syarat serta sudah sepantasnya diberikan kesempatan sesuai dengan bidangnya,” tambah Rifa.
Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Banyuwangi, M. Yanuar Bramuda, mengungkapkan saat ini pimpinan sedang melakukan penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dan berharap secepatnya untuk ada pengisian dan regenerasi pejabat yang ada.
“Kemarin kita sudah ada pengangkatan PPPK yang tentunya menjadi amunisi baru kita untuk melakukan penataan di segala lini,” ujar pejabat yang akrab disapa Bram tersebut.
Maka pimpinan memberikan arahan dalam waktu dekat akan dilakukan penataan secara proporsional dan menyeluruh dari tingkat kecamatan sampai dinas.
”SOTKnya itu juga berubah ada pengurangan dan penambahan. Secara personel ada tetapi kan ada penataan dan penguatan di kecamatan, di Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (DPUCKPP) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kemungkinan juga ada pergeseran,” pungkas Bram.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…