KABARIJEN.com – Kabupaten Banyuwangi mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menerapkan sistem multitarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Dengan begitu, penerapan single tarif PBB-P2 yang sebelumnya menjadi polemik tidak diberlakukan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.
Kepastian ini didapat setelah DPRD dan Pemkab Banyuwangi melakukan koordinasi ke Kemendagri terkait Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), di Jakarta pada Selasa (19/8/2025).
Kepala Sub Direktorat Pendapatan Daerah Wilayah II Kemendagri, Trisna Akhmad, mengatakan klasterisasi tarif PBB-P2 dikembalikan lagi kepada kewenangan daerah masing-masing.
“Kami meminta Kabupaten Banyuwangi kembali ke tarif yang awal. Sesuai dengan Perda 1 tahun 2024 kita, yaitu melakukan klasterisasi tarif PBB-P2,” terangnya.
Ketua Pansus Raperda tentang Perubahan Perda Banyuwangi Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), M. Ali Mahrus menegaskan, sejak awal Banyuwangi sudah menetapkan komitmen untuk tetap menerapkan sistem multitarif di Perda PDRD.
Karena, penerapan single tarif yang sebelumnya direkomendasikan Mendagri ini menimbulkan perbedaan persepsi di masyarakat Banyuwangi. Walaupun secara prinsip tidak terjadi kenaikan tarif dan hanya rumus pengalihannya yang berbeda.
Oleh karena itu, Pemkab dan DPRD melakukan konsultasi ke Kemendagri terkait PBB-P2.
“Hasilnya, Kemendagri menyarankan kami untuk menetapkan tarif yang sebelumnya sesuai arahannya di single tarif, dikembalikan seperti semula yakni multitarif,” kata Ali Mahrus, Rabu (20/8/2025).
Dengan arahan Kemendagri tersebut, sambung Mahrus, usulan perubahan Pasal 9 Perda PDRD tidak lagi diajukan. Banyuwangi tetap menggunakan tarif lama, sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang PDRD.
Mahrus berharap, dengan hasil ini masyarakat bisa menjaga kondusifitas wilayah di Banyuwangi. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…