KABARIJEN.com – Dinas Perikanan Banyuwangi mendukung penuh riset IPB terkait pendekatan sosial-ekologi dalam pemanfaatan hiu dan pari di Muncar, Jawa Timur.
Diskusi terarah digelar 19 Agustus 2025, diikuti peneliti IPB, mahasiswa pascasarjana, Mobula Project, BPPP Banyuwangi, serta perwakilan pemerintah daerah.
Penelitian ini bertujuan menilai faktor sosial-ekonomi masyarakat, kandungan gizi, hingga implikasi konservasi pemanfaatan hiu dan pari di kawasan Banyuwangi.
Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, menyebut penelitian ini relevan sebagai rujukan dalam merumuskan arah kebijakan daerah ke depan.
“Riset ini memberi masukan strategis. Namun perlu strategi komunikasi yang tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin nelayan terpinggirkan dalam upaya konservasi. Keberpihakan pada pelaku utama tetap prioritas.
“Konservasi harus berjalan, tetapi nelayan harus tetap diperhatikan. Mereka tidak boleh kehilangan mata pencaharian,” tegas Suryono.
Diskusi juga mengangkat isu keamanan pangan, sebab belum ada penelitian mendalam terkait kandungan logam berat pada hiu dan pari konsumsi lokal.
BPPP Banyuwangi menyoroti adanya pola konsumsi rumah tangga, distribusi lewat mlijo, dan produk turunan hiu-pari yang sudah populer di masyarakat.
Produk olahan seperti sate hiu dan ikan asin bahkan memiliki pasar antar daerah, menunjukkan pentingnya pemetaan rantai pasok hiu-pari.
Mobula Project mendukung kolaborasi multipihak untuk memastikan hasil penelitian tidak hanya berhenti di akademisi, tetapi juga sampai ke masyarakat.
“Konservasi hanya berhasil bila masyarakat diposisikan sebagai mitra sejajar, bukan objek,” ujar perwakilan Mobula Project.
Suryono menutup dengan menekankan riset ini harus menjadi jembatan akademik dan kebijakan yang inklusif serta berpihak pada kesejahteraan nelayan.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…