KABARIJEN.com – Pembangunan infrastruktur yang merata terbukti menjadi motor penggerak roda perekonomian daerah. Salah satu bukti nyatanya terlihat jelas di kawasan pesisir Selatan Banyuwangi, Jawa Timur. Setelah melalui proses pembangunan, kini kondisi Jalan Lampon di Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, telah berubah total menjadi mulus dan mantap.
Dampak positif dari transformasi ini sangat dirasakan oleh masyarakat setempat. Akses transportasi yang sebelumnya terhambat, kini menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan nyaman. Lebih dari sekadar perbaikan fasilitas fisik, infrastruktur baru ini terbukti berhasil mendongkrak perekonomian masyarakat Lampon kini ikut naik kelas.
Camat Pesanggaran, Didik Eko Wahyudi, membenarkan dampak luar biasa dari pembangunan jalan ini. Menurut Didik, mayoritas masyarakat Lampon yang berprofesi sebagai nelayan kini bisa tersenyum lebar. Proses distribusi dan pengiriman ikan hasil tangkapan ke luar daerah menjadi jauh lebih cepat sehingga kualitas komoditas laut tetap terjaga dan bernilai jual tinggi.
“Jalan yang mulus juga berimbas langsung pada naiknya minat wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Lampon,” ujar Didik, Selasa (14/7/2026).
Melihat potensi pariwisata yang kian menggeliat berkat akses jalan yang prima, masih Didik, warga Lampon bergerak cepat menangkap peluang emas tersebut. Dalam waktu dekat, masyarakat akan segera membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Wadah ini dibentuk agar destinasi Pantai Lampon dapat dikelola secara lebih tertata, rapi, dan menyajikan kenyamanan maksimal bagi para pelancong agar betah berlama-lama.
Geliat pariwisata ini secara otomatis menjadi berkah bagi sektor ekonomi mikro. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) baru mulai tumbuh subur di sepanjang jalur wisata.
“Dengan makin banyaknya wisatawan, otomatis UMKM pun ikut tumbuh. Ekonomi masyarakat pun ikut tumbuh. Sekarang banyak dibangun warung-warung rujak, es, es degan (kelapa muda), dan lain-lain,” tutur Didik.
Keberhasilan percepatan pembangunan di wilayah Kecamatan Pesanggaran ini tidak terjadi begitu saja. Didik menegaskan bahwa kemajuan ini lahir dari sinergi positif dan kerja sama harmonis yang dibangun oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, dengan pelaku investasi, yakni PT Bumi Suksesindo (PT BSI).
Hadirnya iklim investasi yang sehat dan kondusif terbukti memberikan kontribusi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau CSR.
“Alhamdulillah, dengan kehadiran Ibu Bupati, pemeliharaan jalan di Lampon dilakukan dengan bekerja sama dengan PT BSI. Tidak hanya di Lampon, nanti jalan yang ada di depan SMA Pesanggaran hingga pom bensin juga akan ditangani oleh PT BSI,” jelas Didik.
Komitmen investasi hijau dan berkelanjutan dari anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini dipastikan akan terus berlanjut demi kemaslahatan publik. Didik membocorkan bahwa rencana pemeliharaan infrastruktur jalan berikutnya sudah masuk dalam agenda. Jalur dari depan Kantor Kecamatan Pesanggaran hingga destinasi ikonik Pantai Pulau Merah dijadwalkan akan segera dipelihara oleh PT BSI, termasuk jalur strategis menuju Desa Kandangan.
Keberhasilan di Kecamatan Pesanggaran ini menjadi contoh nyata bahwa kehadiran investasi tidak hanya membawa modal usaha, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah. Dukungan penuh seluruh elemen masyarakat terhadap iklim investasi yang sehat akan menjadi kunci utama untuk membuka keran pembangunan yang lebih masif, membawa kemakmuran, dan memajukan Banyuwangi.
Penting diketahui, wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.
Wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.
Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah dinyatakan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020. Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN ini operasi produksi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan pesanggaran, Banyuwangi.
Sebagai pelaku investasi, PT BSI terus menancapkan komitmennya kepada masyarakat. Program PPM atau CSR terus digelontorkan dengan 8 program utama. Meliputi program bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan infrastruktur. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…