KABARIJEN.com – Cuaca terik tak menyurutkan semangat ratusan pengunjung di Festival Sewu Iwak pada Selasa siang (01/08/2023).
Berlokasi di Fish Market Kampung Mandar, Banyuwangi, acara ini merupakan rangkaian kegiatan yang didedikasikan untuk nelayan dan dunia perikanan. Kampung Mandar sendiri merupakan salah satu dari 44 titik pendaratan ikan tangkapan nelayan yang ada di Banyuwangi.
Seekor ikan besar dengan berat 27 Kg hasil tangkapan nelayan pun turut mewarnai deretan pasar ikan segar di acara ini.
Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tamu istimewa seperti Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi, Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, jajaran BPJS Ketenagakerjaan, juga Bupati Banyuwangi beserta Forkopimda.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengungkapkan rasa bangganya terhadap Kampung Mandar yang kini telah bertransformasi menjadi sentra penyaji olahan ikan favorit di Banyuwangi.
“Selama beberapa tahun terakhir, kami menjaga wilayah ini dengan SOP ketat, terutama dalam hal kebersihan. Semoga dengan adanya program edukasi, pemberdayaan serta pendampingan yang berkelanjutan ini, dapat berdampak positif terhadap kesejahteraan nelayan,” kata Bupati Ipuk.
Festival ini juga merupakan promosi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), yaitu program yang diusung Pemkab Banyuwangi guna memotivasi masyarakat agar mengonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah yang disyaratkan bagi kesehatan.
Dilaporkan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi Alief R. Kartiono bahwa Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Banyuwangi terus mengalami peningkatan.
“Pada tahun 2020, AKI sebesar 36.6 kilogram/kapita/per tahun. Angka tersebut meningkat cukup signifikan di angka 61.5 kilogram/kapita/tahun pada 2021. Pada November 2022 lalu, Banyuwangi dinobatkan sebagai kabupaten dengan AKI ter progresif se Jawa Timur dengan raihan angka 63.5 kilogram/kapita/tahun,” ungkap Alief.
Festival ini diawali dengan kegiatan literasi dan inklusi keuangan bagi UMKM dan nelayan, serta workshop dengan tema “Menata Kuliner Masa Depan Kampung Mandar”.
Sebanyak kurang lebih 100 orang peserta dari kalangan nelayan dan pengelola warung seafood menjadi audiens dalam kesempatan itu. Pada sesi workshop, para peserta mendapat pelatihan mengenai cooking terminology dari Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI).
“Hari ini kami berkesempatan untuk sharing dengan teman-teman pengelola warung mengenai pengolahan ikan dari hulu ke hilir yang meliputi penyimpanan bahan, teknik memasak, segmen pasar, hingga soal kebersihan. Peserta sangat aktif dan antusias, mereka banyak sekali mengajukan pertanyaan,” ungkap Agus Supriyadi, ketua PCPI.
Melalui workshop tersebut, tim PCPI ingin mengajak pengelola warung seafood Kampung Mandar untuk membranding ikan bakar khas Banyuwangi agar beda dengan ikan bakar di tempat lain. Dalam kesempatan tersebut, mereka mengajukan sambal kecombrang sebagai referensi untuk branding ikan bakar khas Banyuwangi.
Sektor UMKM juga tak luput mendapat sorotan pada acara kali ini. Terdapat sekitar 45 peserta yang ikut dalam pameran di acara ini. Para penggerak UMKM merasa terbantu dengan adanya festival ini. Salah satu UMKM tersebut adalah Aruna yang memproduksi berbagai produk turunan ikan. Santi, selaku pimpinan UMKM tersebut mengaku bahwa produk mereka semakin terkenal semenjak rutin mengikuti pameran.
Bagaikan jaring nelayan, Fish Market Festival Sewu Iwak berhasil merengkuh banyak pelaku usaha di bidang perikanan. Program yang telah dilaksanakan selama ini pun menunjukkan hasil positif. Kampung Mandar yang dahulu dipandang sebelah mata, kini berhasil menjadi ekosistem yang sehat bagi bisnis perikanan dan pariwisata.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…