KABARIJEN.com – Usulan dari Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliyono untuk pengalihan saham Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di PT. Bumi Suksesindo (BSI), perusahaan tambang emas tujuh bukit, diseriusi oleh eksekutif.
Bahkan, saat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengkonsultasikan ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Mendagri Tito mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk membuat Dana Abadi Daerah (DAD).
Menurut Ruliyono, dukungan tersebut menjadi angin segar bagi upaya daerah dalam menjaga stabilitas fiskal dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Ini kabar baik bagi Banyuwangi. Artinya, apa yang kami dorong di DPRD diseriusi Pemkab, apalagi sudah mendapatkan sinyal dukungan dari pemerintah pusat. Kami tentu juga sangat mendukung,” kata Ruli.
Politisi sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi ini mendorong agar Pemkab segera menindaklanjuti dengan menyiapkan regulasi pendukung, seperti Perda Dana Abadi Daerah, agar pelaksanaannya memiliki dasar hukum yang kuat.
DPRD, lanjut Ruli, siap mengawal prosesnya, mulai dari pembahasan regulasi hingga pengawasan implementasinya. Supaya pengelolaan dana abadi berjalan transparan dan akuntabel.
“Penting sekali memastikan payung hukum yang kuat. Karena ini menyangkut dana publik yang harus benar-benar aman,” ucapnya.
Ia juga menilai, pengalihan saham Pemkab Banyuwangi di PT. BSI, anak perusahaan PT. Merdeka Copper Gold (MCG), menuju Dana Abadi merupakan langkah strategis untuk memperkuat keuangan daerah.
Dengan begitu, imbuhnya, hasil dari penjualan saham tidak langsung habis digunakan, namun bisa terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Dana Abadi ini bukan untuk dihabiskan, melainkan dikembangkan. Bunganya bisa dipakai untuk pembangunan, pendidikan, dan pemberdayaan desa. Tentu juga diwariskan untuk anak cucu kita,” jelasnya.
Terakhir kali disebutkan Ruliyono pada tahun lalu, saham Pemkab Banyuwangi di PT. BSI sebanyak 973 juta lembar saham. Saat ini, harga per lembarnya sekitar Rp2.300 dengan total nilai mencapai Rp2,23 triliun.
Ruli berucap, dewan bersikeras memberikan desakan pengalihan saham tersebut dengan alasan keamanan. Lebih-lebih saham yang dimiliki terus mengalami penurunan nilai dari tahun ke tahun.
“Beberapa tahun kemarin saham kita diperkirakan bisa mencapai Rp5 triliun, tapi semakin kesini semakin turun nilainya. Kalau tidak ada yang berani jamin, harus kita jual supaya aman dan dialihkan ke dana abadi,” ungkapnya. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…