KABARIJEN.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banyuwangi menegaskan pentingnya penguatan sumber pendapatan daerah untuk menjaga stabilitas fiskal pada tahun anggaran 2026. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Banggar DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, dalam rapat paripurna persetujuan APBD 2026.
Michael menyatakan bahwa penguatan pendapatan daerah menjadi langkah strategis guna mengantisipasi penurunan dana transfer pusat yang berdampak signifikan pada kemampuan keuangan Banyuwangi.
“DPRD mendorong agar kita lebih fokus memperkuat sumber-sumber pendapatan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat lima strategi utama yang menjadi perhatian DPRD. Pertama, peningkatan penerimaan pajak dan retribusi dengan percepatan digitalisasi serta pemetaan potensi ekonomi daerah secara lebih akurat.
Strategi kedua adalah penguatan kerja sama pertukaran data antara instansi pusat dan daerah, terutama untuk mendukung efektivitas pemungutan pajak dan retribusi. Hal ini dinilai penting untuk menutup celah kebocoran pendapatan.
Langkah ketiga, DPRD mendorong pengembangan badan usaha milik daerah dengan pendekatan bisnis yang kuat dan berorientasi profit. Michael menilai BUMD dapat menjadi sumber PAD baru apabila dikelola profesional dan transparan, termasuk mengoptimalkan aset mangkrak agar bernilai ekonomi produktif.
Strategi keempat adalah pemberian insentif pajak dan retribusi guna meningkatkan daya tarik investasi. Menurut Michael, kebijakan ini dapat menumbuhkan aktivitas ekonomi lokal dan berdampak langsung pada pendapatan daerah.
Kelima, optimalisasi penanganan piutang daerah dengan melibatkan aparat penegak hukum dan berbagai langkah progresif lainnya. DPRD menilai pengelolaan piutang yang efektif dapat meningkatkan kesehatan fiskal daerah secara signifikan.
“Seluruh langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat pendapatan daerah. Dengan penguatan dari sisi penerimaan, kita berharap APBD 2026 lebih stabil dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan,” tegas Michael.
Banggar DPRD menilai bahwa penguatan pendapatan menjadi salah satu kunci bagi Banyuwangi untuk tetap bergerak maju di tengah tekanan fiskal nasional.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…