KABARIJEN.com – DPRD Banyuwangi menegaskan perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) tidak dimaksudkan menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Ketua Gabungan Komisi II dan III Pembahasan Perubahan Perda PDRD, M. Ali Mahrus mengatakan, sejak pengajuan dari Pemkab, tidak ada usulan perubahan tarif PBB-P2. Perubahan ini muncul karena evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mewajibkan penerapan single tarif secara nasional.
Ketentuan tersebut mengacu PP Nomor 35 Tahun 2023 Pasal 13 yang memberi kewenangan bupati mengelompokkan tarif pajak PBB-P2 melalui Peraturan Kepala Daerah. Pengklasteran tarif pajak ini sama dengan tarif sebelumnya.
“Intinya tidak ada kenaikan, tetap sama seperti sebelumnya,” ujar Mahrus, Selasa (12/8/2025).
Mahrus menyebut, dalam Perda Pasal 9 dijelaskan besaran tarif PBB-P2 Banyuwangi masih dengan penghitungan multitarif atau sesuai skema lama.
Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sampai dengan Rp1 miliar dikenakan 0,1%, NJOP dengan nilai Rp1 miliar hingga Rp5 miliar dikenakan 0,2%. Sementara NJOP diatas Rp5 miliar dikenakan sebesar 0,3%.
Dengan skema lama ini, masyarakat berpenghasilan rendah tetap dikenakan tarif kecil, sesuai ketentuan sebelumnya.
“Jadi sama dengan tarif sebelumnya, alias tidak ada kenaikan,” tegasnya lagi.
Mahrus menyebut, apabila menggunakan single tarif dengan tarif di bawah 0,3%, yang diuntungkan adalah kalangan ekonomi menengah ke atas, sebab dari yang sebelumnya 0,3% turun menjadi 0,1%.
“Jika tarif tunggal ditetapkan di bawah 0,3 persen, kelompok menengah ke atas justru diuntungkan karena membayar lebih murah dari tarif sebelumnya,” sambungnya.
Kondisi ini, kata Mahrus, berpotensi mengurangi penerimaan pajak daerah dan menghilangkan kontribusi dari kelompok yang sebenarnya mampu membayar lebih tinggi. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…