KABARIJEN.com – DPRD Kabupaten Banyuwangi menerima penghargaan Program Ekonomi Terpuji kategori Prioritas Legislasi Berbasis Kesejahteraan Masyarakat dalam ajang detikJatim Awards 2025 beberapa waktu lalu.
Penghargaan tersebut diberikan atas capaian lembaga legislatif yang menuntaskan sebelas Raperda prioritas pada 2025 dengan fokus besar pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan itu. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja seluruh unsur legislatif dan dukungan banyak pihak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Banyuwangi. Tanpa kolaborasi dan dukungan para pemangku kepentingan, termasuk media detikJatim, penghargaan ini tidak mungkin kami raih,” ujar Made.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi pemacu bagi DPRD untuk terus memperkuat fungsi legislasi yang berorientasi langsung pada kepentingan publik.
“Ke depan kami akan bekerja lebih keras demi kesejahteraan masyarakat Banyuwangi,” tambahnya.
DPRD Banyuwangi sepanjang 2025 menetapkan sebelas Raperda prioritas setelah melalui proses pengkajian yang menitikberatkan pada kebutuhan warga. Di antaranya Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang bertujuan menjaga stabilitas pangan dan menguatkan ekonomi petani lokal.
Raperda Perlindungan Pekerja Migran Asal Banyuwangi juga menjadi prioritas, mengingat besarnya kontribusi pekerja migran dan perlunya perlindungan sosial serta kepastian hukum bagi mereka. Selain itu, pembahasan Raperda Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) diarahkan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan.
Untuk menggerakkan ekonomi daerah, DPRD bersama Pemkab Banyuwangi turut memprioritaskan Raperda Rencana Pembangunan Industri 2025–2045. Aturan jangka panjang ini diharapkan memberikan arah yang jelas bagi investasi, memperkuat hilirisasi industri, dan membuka peluang kerja lebih luas bagi warga lokal.
Komitmen keberpihakan pada masyarakat terlihat dari kebijakan yang mengharuskan investor memprioritaskan tenaga kerja asal Banyuwangi.
“Kebijakan tersebut juga didukung peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan yang melibatkan lembaga pendidikan serta dunia usaha,” cetus made.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, DPRD Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk menjadikan fungsi legislasi sebagai instrumen pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…