BANYUWANGI – Suka cita dirasakan oleh warga disepanjang Jalan 56 Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Kenapa?. Karena mereka kembali mendapat program pavingisasi dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI).
Saat ini, program dari perusahaan tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, sedang dalam proses pengerjaan. Maka tak heran, dilokasi bisa dengan mudah kita jumpai pemadangan warga sedang sibuk memasang paving.
Program pavingisasi tahap kedua di Jalan 56 ini memiliki panjang 800 meter dengan lebar 4 meter. Sedang untuk tahap pertama, yang dilaksanakan pada April 2025 lalu, sepanjang 400 meter dengan lebar 4 meter.
Dengan kata lain, kini Jalan 56 di Dusun Ringinagung, Desa Pesangaran, sudah menjadi mulus. Kondisi ini tentunya disambut penuh suka cita oleh warga. Mengingat Jalan 56, adalah akses vital bagi masyarakat setempat.
“Karena Jalan 56 ini merupakan akses masyarakat yang hendak menuju lokasi pertanian, apalagi mayoritas warga memang bekerja sebagai petani,” ucap Kepala Dusun (Kadus) Ringinagung, Desa Pesanggaran, Agus Romadhon, Kamis (30/10/2025).
Tak hanya itu, lanjutnya, Jalan 56 juga menjadi jalur pendidikan. Serta akses perekonomian masyarakat.
Mantan Kasatgas Banser Banyuwangi, ini juga memuji proses pengerjaan program pavingisasi PT BSI ini. Yakni dengan merekrut masyarakat sekitar untuk tenaga kerja.
“Jadi bukan hanya Jalan 56 yang menjadi mulus, tapi juga ada manfaat ekonomi yang bisa didapatkan oleh warga kami,” cetus Ndan Agus, sapaan akrabnya.
Mewakili warga, dia menyampaikan terima kasih kepada tambang emas anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut. Ndan Agus berharap kepedulian PT BSI tersebut bisa mendapat respon positif serta imbal balik dari masyarakat.
“Kami berharap hubungan baik yang selama ini terjalin, bisa terbangun lebih baik lagi. Ada hubungan saling mendukung dan saling menguntungkan,” cetusnya.
Untuk diketahui, program pavingisasi di Jalan 56, Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, ini merupakan salah satu pengejawantahan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau biasa disebut Corporate Social Responsibility (CSR) PT BSI.
Dalam pelaksanaan, tambang emas Gunung Tumpang Pitu rutin menyalurkan 8 pilar program PPM untuk wilayah ring satu perusahaan. Meliputi sektor pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil, kemandirian ekonomi, sosial dan budaya, lingkungan, kelembagaan masyarakat, dan infrastruktur.
Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat sekitar tambang. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…