KABARIJEN.com – Bawaslu Banyuwangi melakukan pengawasan intensif selama pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada 2024 di tingkat kabupaten. Acara yang digelar KPU Banyuwangi di El Hotel Banyuwangi, Selasa (3/12/2024), ini mencakup rekapitulasi hasil pemilihan gubernur serta bupati.
Sebelum rapat pleno dimulai, Bawaslu telah menyampaikan surat imbauan kepada KPU Banyuwangi untuk mematuhi aturan sesuai PKPU Nomor 18 Tahun 2024. Surat tersebut bertujuan meminimalkan potensi pelanggaran dalam proses rekapitulasi.
“Kami mengingatkan pentingnya regulasi sebagai panduan agar pelaksanaan rekapitulasi berjalan lancar,” ujar Khomisa Kurnia Indra, Komisioner Bawaslu Banyuwangi.
Saat pembukaan, beberapa saksi pasangan calon tidak hadir, sehingga Bawaslu menyarankan penundaan selama 10 menit. Meski begitu, tidak semua saksi datang setelah skorsing dicabut. Bawaslu kemudian mengusulkan agar KPU tetap melanjutkan pleno dengan catatan prosesnya dilakukan secara transparan.
Dalam prosesnya, Bawaslu meminta verifikasi faktual terhadap identitas saksi untuk memastikan keabsahan surat mandat. Verifikasi dilakukan dengan mencocokkan surat mandat dengan identitas diri saksi.
“Hasilnya, semua saksi pasangan calon telah sesuai dan memenuhi syarat,” kata Khomisa.
Beberapa keberatan dari saksi pasangan calon juga muncul, termasuk permintaan penayangan video sebagai bukti. Namun, KPU dan Bawaslu sepakat bahwa forum pleno hanya untuk mencocokkan data rekapitulasi, bukan untuk mendiskusikan dugaan pelanggaran. Bawaslu menyarankan agar keberatan tersebut disalurkan melalui mekanisme yang tepat.
Bawaslu juga mencatat sejumlah kesalahan input data pada formulir Model D Hasil Kecamatan. Perbaikan langsung dilakukan melalui aplikasi SIREKAP, dan catatan dicantumkan dalam formulir Model D Kejadian Khusus.
“Kesalahan ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat untuk menjaga akurasi,” ungkap Khomisa.
Setelah revisi dan finalisasi, KPU menetapkan hasil rekapitulasi pada pukul 00.27 WIB, Rabu (4/12/2024). Meskipun saksi pasangan calon nomor urut 02 menolak menandatangani sertifikat hasil, proses tetap dilanjutkan sesuai prosedur.
“Bawaslu memastikan seluruh tahapan sesuai regulasi meski terdapat dinamika di lapangan,” tutup Khomisa.(*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…