KABAR IJEN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mendapat kunjungan dari Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut alumni Akademi Tentara Nasional Indonesia (AKABRI) Bumi Moro Surabaya tamatan tahun 1972.
Sebanyak 28 purnawirawan hadir di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi pada Kamis (8/6/2023). Bersama beberapa anggota Pangkalan Angkatan Laut Banyuwangi, para purnawirawan melakukan tour di Museum Blambangan dan Geopark Ijen Center yang terletak di komplek kantor Disbudpar Banyuwangi.
Museum Blambangan menjadi spot pertama tur pada kali ini. Pemandu museum memaparkan penjelasan mengenai perjalanan sejarah berikut benda peninggalannya secara rinci dan cermat. Para purnawirawan yang seluruhnya berasal dari luar Banyuwangi pun terlihat sangat antusias dan ikut mencermati penjelasan yang diberikan.
Setelah dari Museum Blambangan, para purnawirawan diarahkan ke Geopark Information Center. Di sana para purnawirawan mendapat penjelasan mengenai perjalanan geologis wilayah Banyuwangi mulai dari zaman purbakala hingga hari ini.
Setelah sesi penjelasan berakhir, para purnawirawan disuguhi film pendek mengenai Ijen Geopark. Para purnawirawan juga diajak melihat rumah adat Osing yang dilengkapi dengan beberapa kesenian seperti barong dan alat musik.
Tour berakhir dengan sesi ramah tamah di lounge yang turut dihadiri oleh Plh. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Choliqul Ridho Para purnawirawan diberikan udeng khas Banyuwangi dan bersama-sama belajar cara mengenakannya. Tak lupa, Choliqul Ridho menjelaskan makna dan filosofi di balik udheng Banyuwangi.
“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas sambutan dan jamuan yang diberikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Kenangan ini nantinya akan kami bawa dan kami ceritakan kepada anak dan cucu serta teman-teman lainnya agar ketika berkunjung ke Jawa Timur, tidak melewatkan Banyuwangi,” ujar Warman, ketua rombongan BES-72 AL.
Para purnawirawan telah berada di Banyuwangi sejak tanggal 6 Juni lalu. Mereka tidak menyangka bahwa akan mendapatkan tour yang sarat akan ilmu pengetahuan di kantor Disbudpar Banyuwangi. Sebagai warga luar Banyuwangi, mereka cukup terkesima dengan sejarah serta ragam budaya yang dimiliki Banyuwangi.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…