KABARIJEN.com – Muhammad Habli, Tim Hukum Marcelinus Florianus Gadi Gaa kembali mendatangi kantor Bawaslu Banyuwangi, Kamis (7/2/2024).
Tim hukum Caleg Nomor urut 5 dari PDI Perjuangan itu hadir dalam rangka memenuhi panggilan Bawaslu atas laporan yang dilayangkan sebelumnya.
Marcelinus Florianus Gadi Gaa, Caleg PDI Perjuangan dari Dapil Banyuwangi 1 ini sebelumnya melaporkan hilangnya suara di wilayah Kecamatan Kabat, Jumat, 1 Maret lalu.
Terlapor dalam kasus dugaan kecurangan pemilu tersebut tak lain adalah penyelenggara, dalam hal ini PPK dan Panwascam Kabat.
“Datang kembali ke Bawaslu dalam rangka menghadiri undangan klarifikasi atas laporan kami sepekan lalu,” kata Habli kepada wartawan.
Dalam kesempatan tersebut, Habli mengatakan bahwa dugaan kecurangan yang dilakukan PPK dan Panwascam Kabat, dinilai ada dugaan unsur kesengajaan.
Hal itu dibuktikan dengan form model C plano dan form model C Hasil saat rekapitulasi di kecamatan ternyata berbeda dengan perolehan yang ada di form D hasil.
Diperkuat lagi dengan keterangan saksi partai yang menaungi Marcelinus saat proses pleno di Kecamatan Kabat, ternyata menemukan adanya kejanggalan.
Saat pleno di Kabat, Habli menyampaikan bahwa kejanggalan itu terendus saat proses rekapitulasi usai. Dimana para saksi tidak diperlihatkan hasil rekap ketika menandatanganinya.
“Harusnya kan hasil di seluruh TPS disertakan, agar dikoreksi oleh seluruh saksi yang tadi di plenokan. Tapi ini hasilnya tidak disertakan. Saksi hanya tanda tangan depan dan belakang,” cetusnya.
Persoalan pun muncul setelahnya, yang awalnya hasil rekapitulasi sama dengan data yang dimiliki saksi. Namun tiba-tiba ada perubahan pasca saksi menandatangani..
Setidaknya, suara Marcelinus berkurang di TPS 001 di Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat. Berdasarkan C Hasil plano di TPS itu, Marcel yang seharusnya meraup suara 29 suara berubah menjadi 1 suara saja dari data D Hasil rekapitulasi.
“Meski kekurangan suara Marcelinus sudah diperbaiki saat rekapitulasi di tingkat kabupaten. Namun kami menduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan PPK dan Panwascam Kabat,” ungkapnya.
Dari kejadian tersebut, Tim Hukum Marcelinus meminta Bawaslu agar berani mengusutnya hingga tuntas.
“Kami harap Bawaslu serius menangani permasalahan-permasalahan ini. Dengan cara memanggil dan meminta keterangan dari pihak-pihak terlapor,” tegasnya.
Selain itu, Habli menyebut, pihaknya tidak hanya memberikan keterangan terkait dugaan hilangnya suara dan perpindahan suara. Melainkan juga dugaan gratifikasi.
“Kami juga memberikan keterangan kaitan dugaan gratifikasi, dugaan main mata. Kita masih mengumpulkan bukti-buktinya. Jika sudah dapat, akan kami serahkan kepada Bawaslu,” ucapnya.
Komisioner Bawaslu Banyuwangi Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Untung Apriliyanto mengaku akan memproses setiap laporan sesuai perundang-undangan yang berlaku.
“Yang pasti semua laporan akan kita proses dan akan kita panggil pihak-pihak terlapor, berdasarkan dalam laporannya para pelapor,” tegas Untung, dikonfirmasi terpisah.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…