KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) menerapkan energi hijau untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) di tambang emas Tujuh Bukit, Banyuwangi. Melalui pembelian Renewable Energy Certificate (REC), PT BSI memastikan operasional tambang sepenuhnya menggunakan energi terbarukan, berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan pengurangan emisi karbon.
Salah satu anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini menandatangani perjanjian jual beli REC pada 1 November 2022. Sejak saat itu, 100 persen penggunaan listrik PT BSI untuk tambang emas Tujuh Bukit Operations menggunakan energi terbarukan hingga 2026.
“Dengan pembelian energi terbarukan ini, Grup Merdeka melalui BSI akan mengurangi emisi gas rumah kaca lingkup 2 hingga 100 persen pada operasi tambang emas Tujuh Bukit Operations di Banyuwangi,” ujar Direktur PT BSI Boyke Abidin, Selasa (27/8/2024).
Sebagai informasi, perjanjian jual beli REC yang ditandatangani di Nusa Dua, Bali, akan mengantarkan bahwa pemanfaatan energi terutama bahan bakar fosil memberikan kontribusi sekitar 287 juta ton gas penyumbang emisi rumah kaca. Pemerintah mulai mencanangkan program terpadu pada sektor energi untuk mengurangi emisi GRK, salah satunya dengan program sumber listrik dengan Energi Baru Terbarukan (EBT) di beberapa tempat di Indonesia.
Sertifikat energi hijau REC dapat digunakan untuk mengeklaim konsumsi listrik dari sumber EBT tersebut, seperti surya, angin, atau air. Proyek REC adalah salah satu inovasi PLN untuk mempermudah pelanggan mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional.
Sertifikat tersebut membuktikan bahwa setiap listrik per megawatt hour (MWh) yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit EBT atau non-fosil. Dalam hal ini, PLN menggunakan sistem pelacakan elektronik dari APX TIGRs yang berlokasi di California, Amerika Serikat, untuk memastikan bahwa REC yang diterbitkan tidak dapat dibeli atau dijual ke pihak lain. Seluruh proses penerbitan dan penjualan REC juga telah diverifikasi untuk memenuhi standar internasional.
Penggunaan REC dinyatakan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kelistrikan dengan kontribusi sekitar 40 persen dari total emisi nasional. Tentunya, hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi sebesar 29 persen pada tahun 2030.
Menurut Electrical and Instrument Supervisor PT BSI, Rafiuddin, saat ini menggunakan 8 Mega Volt Ampere (MVA) untuk kebutuhan operasional tambang Tujuh Bukit Operations sejak 2016.
Ketaatan tambang emas di gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, sebagai pelanggan REC berbuah penghargaan sebagai pengguna REC terbesar se-Kabupaten Banyuwangi pada 9 Agustus 2024. Penyerahan penghargaan berlangsung di Ballroom Illira Hotel Banyuwangi, oleh Manager UP3N PLN Banyuwangi Danang Setiawan.
“Penghargaan ini merupakan sebuah pengakuan atas komitmen PT BSI dalam memanfaatkan energi terbarukan dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan,” kata Rafiuddin yang mewakili PT BSI untuk menerima penghargaan tersebut. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…