KABARIJEN.com – Dinas PU Pengairan Banyuwangi menyelesaikan program Padat Karya Korsda Cluring yang berlangsung selama 15 hari.
Program tersebut menyasar pemeliharaan sekaligus normalisasi saluran irigasi untuk memperlancar distribusi air menuju kawasan pertanian.
Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan tenaga kerja lokal yang ikut menangani pekerjaan di jaringan pengairan.
Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Dedi Kurniawan, menyampaikan bahwa program berjalan dengan dukungan masyarakat.
“Kerja sama selama pelaksanaan menjadi faktor penting sehingga pekerjaan pemeliharaan jaringan dapat diselesaikan sesuai target,” ungkap Dedi.
Normalisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya mempertahankan fungsi saluran agar air dapat mengalir menuju lahan pertanian secara lebih optimal.
Menurut Dedi, jaringan irigasi memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas petani dan produktivitas lahan.
Karena itu, kondisi jaringan perlu dijaga melalui pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Ketika jaringan irigasi berfungsi dengan baik, distribusi air ke lahan pertanian juga dapat lebih terjaga,” jelasnya.
Selain berdampak terhadap infrastruktur, program padat karya juga memberikan ruang kepada tenaga kerja lokal untuk terlibat dalam pekerjaan produktif.
Dedi menilai sinergi antara masyarakat dan pengelola pengairan menjadi modal penting dalam menjaga jaringan irigasi.
Pelaksanaan kegiatan di Korsda Cluring diharapkan turut memberikan kontribusi terhadap upaya memperkuat produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.
“Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang sudah ikut bekerja. Semoga hasilnya memberi manfaat bagi pengairan dan pertanian secara berkelanjutan,” tuturnya.
