KABARIJEN.com – DPRD Banyuwangi dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah mencapai kesepakatan krusial untuk masa depan daerah. Dalam rapat paripurna yang berlangsung Jumat (15/8/2025) malam.
Kedua belah pihak secara resmi menyetujui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk tahun anggaran 2026. Keputusan ini menandai langkah strategis untuk mengarahkan pembangunan daerah pada tujuan utama pengentasan kemiskinan.
Sebagai inti dari kebijakan tersebut, disepakati tema pembangunan tahun 2026, yakni ‘Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Tinggi yang Inklusif untuk Menurunkan Kemiskinan’. Tema ini dipilih setelah serangkaian pembahasan mendalam antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD.
Rapat paripurna bersejarah ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliyono, dan didampingi oleh Michael Edy Hariyanto. Sejumlah anggota dewan dari berbagai fraksi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Wakil Bupati Ir. H. Mujiono, MSi, serta segenap kepala SKPD, camat, dan lurah turut hadir.
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, S.H., M.H., membacakan laporan hasil pembahasan rancangan KUA-PPAS 2026. Dia menyatakan kesepakatan penuh dengan tema dan sembilan program prioritas pembangunan daerah yang telah dirumuskan.
“DPRD Banyuwangi memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program prioritas pembangunan ini. Semoga kesepakatan ini menjadi bagian ikhtiar dalam rangka mewujudkan Banyuwangi lebih maju dan sejahtera, Aamiin,” kata Michael, yang juga menjabat sebagai pimpinan Banggar DPRD Banyuwangi.
Sembilan program prioritas tersebut mencakup berbagai sektor vital, mulai dari ekonomi hingga kesejahteraan sosial di antaranya:
Peningkatan Produksi Pangan
Peningkatan Nilai Tambah Produk UMKM
Perluasan Pasar Sektor Pertanian dan Pariwisata
Peningkatan Serapan Tenaga Kerja
Peningkatan Akses Infrastruktur
Perlindungan Sosial Adaptif dan pemberdayaan bagi masyarakat miskin dan rentan.
Penguatan Pendidikan yang berdaya saing.
Peningkatan Akses Kesehatan dan pola hidup sehat.
Reformasi Birokrasi
Menanggapi kesepakatan tersebut, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menyampaikan rasa terima kasihnya, khususnya kepada Banggar dan komisi-komisi di DPRD. Ia mengakui intensitas dan dinamika pembahasan yang terjadi.
“Pembahasan KUA dan PPAS APBD ini berlangsung cepat dan sangat dinamis. Akhirnya telah terjadi kesepahaman dan kesamaan persepsi terhadap prioritas dan substansi KUA dan PPAS tahun 2026,” katanya.
Bupati Ipuk berharap kerjasama yang terjalin baik dan harmonis ini akan terus ditingkatkan hingga pembahasan APBD 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda) yang akan membawa Banyuwangi menuju kesejahteraan. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…