Trending News

Berita Terbaru

DPRD Banyuwangi Kritik Penyajian MBG Pakai Ikan Teri, Dinilai Kurang Bergizi
Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo
Daerah

DPRD Banyuwangi Kritik Penyajian MBG Pakai Ikan Teri, Dinilai Kurang Bergizi 

KABARIJEN.com – Komisi IV DPRD Banyuwangi menyoroti penyajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa ikan teri goreng untuk siswa Taman Kanak-kanak (TK) pada Selasa (2/12/2025) lalu.

Menu tersebut disuguhkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blimbingsari Balong dan dinilai tidak memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa program MBG telah memiliki anggaran memadai dan standar menu yang jelas sehingga seharusnya tidak terjadi penyimpangan.

“Program ini sudah dirancang dengan standar gizi yang baku. Penyajian yang tidak layak ini harus menjadi catatan serius agar tidak terulang,” ujar Patemo, Sabtu (6/12/2025).

Ia menilai insiden penyajian lauk ikan teri yang porsinya minim dan kurang nutrisi merupakan hal yang ironis, apalagi pernah terjadi kasus keracunan MBG beberapa waktu lalu. Menurutnya, peristiwa itu seharusnya menjadi pembelajaran bersama seluruh pihak yang terlibat.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terus berulang. Program yang baik harus dijalankan sesuai aturan, tidak boleh ada penyalahgunaan,” tegasnya.

Untuk memastikan kondisi lapangan secara objektif, Komisi IV berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG Blimbingsari Balong dalam waktu dekat. Patemo memastikan sidak dilakukan untuk mendorong perbaikan menyeluruh.

“Dalam waktu dekat kami akan lakukan sidak untuk memastikan standar gizi benar-benar diterapkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, menu MBG yang diberikan berisi nasi, ikan teri goreng dengan porsi kecil, selembar daun selada, sepotong tahu, sepotong mentimun, serta buah semangka. Menu itu dinilai jauh dari standar gizi anak usia dini.

Secara terpisah, Koordinator Wilayah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Banyuwangi, Masrulin Dwi Manfi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaksesuaian menu tersebut. Ia memastikan telah menyiapkan langkah koreksi.

“Kami akan memberikan teguran kepada SPPG Blimbingsari Balong agar hal ini tidak terulang,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *