KABARIJEN.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi mengajukan satu Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk dibahas bersama dengan eksekutif menjadi Peraturan daerah (Perda).
Pengajuan Raperda inisiatif tersebut melalui rapat paripurna dewan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ruliono diikuti anggota dewan dari lintas fraksi serta dihadiri Bupati Banyuwangi,Ipuk Fiestiandani, Wabup, Mujiono, Sekretaris Daerah, Guntur Priambodo berserta jajaran pada hari Selasa (19/8/2025) kemarin.
Muhammad Zainul Arifin selaku juru bicara Bapemperda saat membacakan nota pengantar Raperda Perlindungan PMI menyampaikan, secara Umum tantangan dan permasalahan Pekerja Migran Indonesia Asal Kabupaten Banyuwangi Harus diatur dengan penguatan regulasi sehingga mempunyai kepastian hukum bagi Pekerja Migran Indonesia yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi,
Hal ini bertujuan untuk menjamin pemenuhan dan penegakan Hak Asasi Manusia Sebagai warga negara dan pekerja migran Indonesia dan keluarganya sesuai kewenangan yang diatur dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.
Beberapa permasalahan pekerja migran asal Banyuwangi antara lain,banyak Pekerja Migran menghadapi biaya yang tinggi, prosedur yang rumit, keterbatasan kemampuan bahasa asing, Serta kurangnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan negara tujuan merupakan permasalahan sebelum keberangkatan yang memicu banyaknya PMI non prosedural / Ilegal Asal Kabupaten Banyuwangi.
Kurangnya informasi bagi keluarga PMI atas nasib keluarganya saat bekerja di luar negeri yang mengalami perselisihan/sengketa maupun PMI yang mengalami kecelakaan kerja bahkan sampai meninggal dunia,
PMI yang sering mengalami gaji yang tidak dibayarkan, pemotongan upah di luar kesepakatan, jam kerja yang berlebihan, hingga kondisi kerja yang tidak layak dan jaminan atas benda/surat berharga yang ditahan.
“Setelah selesai bekerja, mereka sering menghadapi kesulitan dalam proses kepulangan akibat izin tinggal yang Kadaluwarsa serta minimnya program pemberdayaan pasca-penempatan,” ucapnya.
Menyikapi permasalahan tersebut maka pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkewajiban untuk melakukan upaya pelindungan dan peningkatan perhatian terhadap Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Banyuwangi yang bekerja di luar negeri, dengan jaminan kepastian hukum, kesejahteraan sosial sebelum keberangkatan, saat/selama bekerja dan setelah bekerja bagi PMI dari Kabupaten Banyuwangi.
Point penting dalam ruang lingkup Raperda ini meliputi: kewajiban dan hak, tugas dan tanggung jawab pemerintah kabupaten, bentuk pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Pekerja Migran Indonesia perseorangan, larangan, penyelesaian perselisihan, tugas pemerintah desa/kelurahan, pembinaan dan pengawasan, kerja sama, dan pembiayaan telah tersusun secara sistematis dalam draft Raperda ini.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…