KABARIJEN.com – Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi mulai menyusun revisi Kode Etik dan Tata Cara Beracara sebagai upaya memperkuat disiplin dan profesionalitas anggota dewan. Pembaruan ini dilakukan untuk menyesuaikan aturan etik dengan dinamika serta tuntutan publik terhadap perilaku wakil rakyat.
Ketua BK DPRD Banyuwangi, Suwito, menjelaskan bahwa revisi tersebut diperlukan agar pedoman etik tetap relevan dan mampu menjawab kritik masyarakat terhadap kinerja parlemen. Ia menegaskan bahwa penyempurnaan aturan internal menjadi bagian penting dalam menjaga integritas lembaga.
“Pembaruan Kode Etik dan Tata Cara Beracara kami arahkan untuk memperkuat disiplin, etos kerja, dan perilaku anggota dewan agar semakin profesional dan akuntabel,” ujar Suwito.
Menurutnya, sejumlah pedoman akan diperjelas, termasuk perilaku yang wajib dipatuhi, larangan, dan batasan tindakan tidak patut. Semua itu akan menjadi acuan yang mengikat bagi anggota dewan dalam menjalankan tugas representatif maupun fungsi pengawasan.
“Kode etik ini adalah panduan moral dalam menjaga martabat, kehormatan, dan citra DPRD. Karena itu wajib dipatuhi seluruh anggota,” tegasnya.
Suwito menambahkan bahwa revisi juga menyentuh aspek teknis, seperti etika penyampaian pendapat, tata tertib saat rapat, serta mekanisme penjatuhan sanksi. Penyempurnaan ini diharapkan membuat norma etik lebih jelas dan mudah diterapkan.
Ia menjelaskan bahwa BK akan lebih diberi ruang dalam pemantauan internal, termasuk menghadiri rapat alat kelengkapan dewan untuk memastikan tingkat kehadiran dan kepatuhan anggota.
“BK dapat melakukan monitoring dalam rapat-rapat tertentu untuk memastikan kedisiplinan dan mengevaluasi perilaku anggota,” imbuhnya.
Saat ini draf revisi masih dalam pembahasan internal BK sebelum dibahas lintas fraksi. Suwito memastikan penyempurnaan aturan akan dilakukan secara cermat demi menghasilkan pedoman yang komprehensif.
“Harapannya perubahan ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan zaman dan kondisi di lapangan,” tutupnya.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…