KABAR IJEN.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi berkomitmen untuk mengawal integritas dan kualitas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Salah satu tugasnya adalah mengawasi daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi.
Chomisa Kurnia Indra, Ketua Divisi Pencegahan, Sosialisasi dan Komunikasi Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, mengatakan bahwa Bawaslu Kabupaten Banyuwangi terus memantau dan mencermati DPS tersebut bersama dengan petugas penyelenggara pemilu di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. Beliau menyampaikan pernyataan berikut.
“Kami berusaha memastikan bahwa data pemilih kami akurat dan valid. Langkah ini penting untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecurangan dalam pemilu,” kata Chomisa.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Bawaslu Banyuwangi mengirimkan surat keberatan tertanggal 19 Agustus 2024 kepada KPU Kabupaten Banyuwangi. Surat keberatan tersebut berisi beberapa poin penting, antara lain permintaan agar Panitia Pemungutan Suara (PPS) menempelkan salinan DPS di papan pengumuman di RT, RW, kantor desa/kelurahan, dan kantor kecamatan selama 10 hari, mencantumkan nama-nama pemilih sesuai abjad di papan pengumuman, dan memperhatikan perlindungan kerahasiaan.
DPS ini mencakup 1.350.080 pemilih dan 2.732 tempat pemungutan suara (TPS) dan ditetapkan melalui rapat pleno terbuka pada 11 Agustus 2024.
Laporan tersebut juga meminta KPU untuk “memastikan bahwa semua partai politik menerima masukan dan tanggapan dari masyarakat dan mengidentifikasi pemilih yang informasinya diusulkan dalam masukan dan tanggapan tersebut”.
Disebutkan juga bahwa KPU harus memperbaiki DPS dalam waktu lima hari setelah berakhirnya penyampaian masukan dan tanggapan.
Pemantauan dan pencermatan terhadap DPS di Banyuwangi menghasilkan beberapa temuan utama. Terdapat 1.141 pemilih yang terdaftar meninggal dunia, 14 pemilih ganda, 216 pemilih pindah, dan berbagai kategori lainnya, termasuk TNI aktif, pemilih yang tempat pemungutan suaranya tidak sesuai, dan pemilih yang belum melakukan perekaman KTP–el.
“Temuan ini sudah kami sampaikan ke KPU Banyuwangi dengan usulan perbaikan tertanggal 4 September 2024. Kami mendesak KPU untuk memastikan status pemilih yang memenuhi syarat (MS) dan tidak memenuhi syarat (TMS) diperbaiki sebelum daftar pemilih tetap (DPT) ditetapkan,” katanya.
Bawaslu Banyuwangi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilu. Selain itu, Bawaslu membuka posko pengaduan masyarakat di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Banyuwangi dan di setiap Sekretariat Panwaslu kecamatan.
“Pemilu yang bersih dan jujur bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga masyarakat. Mari kita wujudkan bersama,” pungkas Chomisa.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…