KABARIJEN.com – Pasar Banyuwangi memasuki tahapan menuju operasional setelah revitalisasi rampung. Pemkab Banyuwangi mulai menyerahkan lapak kepada pedagang secara bertahap sejak Senin (21/9/2026).
Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan, pengoperasian kembali pasar tersebut perlu diikuti penataan pengelolaan yang baik agar fasilitas baru benar-benar memberikan manfaat bagi pedagang dan masyarakat.
Menurut Made, perpindahan pedagang dari lokasi sementara di Gedung Wanita menuju pasar yang telah direvitalisasi membutuhkan proses yang tertib, terutama dalam pembagian lapak dan penyesuaian aktivitas perdagangan.
“Setelah pembangunan selesai, tantangannya adalah bagaimana pasar ini bisa segera hidup kembali. Pedagang harus mendapatkan kepastian tempat dan proses perpindahan berjalan tertib,” kata Made.
Pemkab Banyuwangi menargetkan Pasar Banyuwangi mulai beroperasi pada Oktober 2026. Saat ini, proses serah terima lapak sekaligus peninjauan lokasi dilakukan secara bertahap berdasarkan kelompok pedagang.
Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi Heni Sugiharti menyebut terdapat 560 pedagang yang telah lolos verifikasi dan validasi. Mereka menjadi prioritas pertama untuk menempati pasar tersebut.
Made menilai proses verifikasi pedagang menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas yang tersedia dapat digunakan sesuai peruntukan. Penataan juga perlu memperhatikan kenyamanan pedagang maupun pengunjung.
“Pendataan dan pembagian lapak harus jelas. Setelah itu, pengelolaan pasar juga perlu dijaga supaya pedagang nyaman dan masyarakat tertarik kembali berbelanja di pasar tradisional,” ujarnya.
Peninjauan lapak dilakukan secara bergelombang untuk menghindari kepadatan. Tahap awal diberikan kepada pedagang nomor urut 1 hingga 50, kemudian dilanjutkan kelompok berikutnya sekitar 60 pedagang.
Made mengatakan, masa transisi menuju pasar baru perlu dimanfaatkan untuk memastikan berbagai fasilitas pendukung telah siap digunakan. Hal tersebut mencakup utilitas, akses pedagang, kebersihan hingga kenyamanan kawasan.
“Jangan sampai hanya bangunannya yang bagus, tetapi ketika sudah beroperasi ada fasilitas yang belum siap. Masa persiapan ini penting untuk memastikan semuanya berjalan baik,” kata Made.
Pasar Banyuwangi sebelumnya direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Selama pembangunan berlangsung, para pedagang direlokasi dan menjalankan aktivitas perdagangan dari Gedung Wanita.
Bagi pedagang yang telah bertahun-tahun berjualan di kawasan tersebut, kembalinya aktivitas ke pasar baru menjadi momentum untuk kembali membangun keramaian perdagangan.
Salah satu pedagang, Teguh, asal Kecamatan Giri, telah menerima kunci lapak dan mulai mempersiapkan tempat usahanya. Ia mengaku antusias kembali berjualan di pasar yang telah direvitalisasi.
Pedagang aksesoris dan jasa sepuhan emas yang telah berjualan sejak 2006 itu berharap kondisi pasar baru dapat meningkatkan aktivitas perdagangan dan membuat pembeli kembali ramai.
Made menyebut keberhasilan revitalisasi tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan pasar menggerakkan kembali aktivitas ekonomi pedagang.
“Pasar ini bukan sekadar bangunan, tetapi tempat masyarakat mencari penghasilan dan memenuhi kebutuhan. Karena itu, setelah beroperasi harus dijaga agar aktivitas ekonominya terus tumbuh,” pungkas Made.
Related posts

Sound System Baru Bantu Anak-anak Sanggar Rasendrya Lebih Semangat Berlatih
KABARIJEN.com – Komitmen berkhidmad berbagi manfaat, terus digelorakan PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Kali ini, pelaku investasi di Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut merealisasikan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang biasa diaebut Corporate Social Responsibility (CSR), kepada Sanggar Tari Rasendrya, Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran,…
Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…