KABARIJEN.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi melakukan pengawasan ketat terhadap tahapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pemilu 2024.
Tahap Daftar Pemilih Tambahan merupakan tahap yang dilakukan oleh KPU untuk mengakomodir pemilih yang berhalangan hadir di tempat pemungutan suara karena berbagai faktor.
Di antaranya karena alasan pekerjaan, sedang mengikuti pelatihan, ditahan, atau alasan lainnya. Mereka yang pindah memilih dikategorikan sebagai pemilih tambahan di TPS tempat mereka pindah memilih.
Menurut Khomisa Kurnia Indra dari Divisi Pencegahan dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Banyuwangi, banyak potensi kerawanan yang muncul di tahap daftar pemilih tambahan adalah KPU dan jajarannya belum menyiapkan help desk untuk menangani pemilih yang pindah memilih.
Selain itu, KPU juga belum menyiapkan program untuk tahapan TPS. Dia menjelaskan pada hari Rabu (9/10/2024) bahwa “petugas KPU juga belum menerima kertas suara dan hanya menunggu untuk melayani pemilih yang akan pergi ke tempat pemungutan suara pada pemilu 2024”.
Bawaslu bermaksud untuk memantau secara ketat TPS-TPS untuk memastikan bahwa masyarakat Banyuwangi mendapatkan jaminan penuh atas hak mereka untuk memilih.
Sementara itu, Muh Qowim dari Departemen Data dan Informasi KPU Banyuwangi menjelaskan bahwa sejak 17 September lalu, proses pindah memilih sebenarnya sudah bisa dilakukan secara manual.
Menurutnya, di internal KPU Banyuwangi juga sudah dikeluarkan instruksi kepada jajaran PPK dan PPS di Banyuwangi untuk memberikan pelayanan kepada warga yang akan mencoblos.
Namun, menurut dia, proses pemindahan hak pilih harus dilakukan secara online melalui aplikasi Sidalih dan formulir yang ada harus diisi secara manual. Oleh karena itu, warga yang sudah mengajukan dan mengisi formulir untuk pemindahan hak pilih tidak dapat melakukannya. Hal ini dikarenakan data harus terhubung dan tersinkronisasi secara online.
Minggu ini, kami akan memberikan bimbingan teknis ke tingkat bawah mengenai proses teknis pindah memilih, baik secara manual maupun online,” katanya.
Qowim mengatakan bahwa layanan bagi warga untuk datang ke TPS cukup panjang, yakni hingga 20 November mendatang. Hanya mereka yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang bisa memanfaatkan layanan ini.
Jika tidak terdaftar di DPT, maka akan didaftarkan ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK). Layanan ini dapat direalisasikan di tingkat KPU, PPK, dan PPS.
“Dalam waktu seminggu ini kami akan mempersiapkan sumber daya manusia dan memperkuat sosialisasi layanan ini,” katanya.
Warga yang akan pindah memilih pada pemilu tahun ini pada dasarnya diminta untuk melengkapi persyaratan administrasi yang diperlukan. Misalnya, warga yang pindah memilih karena bekerja di daerah tertentu diharuskan memiliki surat keterangan pindah memilih.
Warga yang tidak bisa memilih di tempat asal karena sedang sakit dan dirawat di rumah sakit tertentu juga diharuskan membawa surat keterangan dari rumah sakit setempat. Ini karena surat tersebut harus diunggah ke dalam aplikasi Sidalih.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…