KABARIJEN.com – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi memastikan daging yang dijual di pasar-pasar tradisional hingga modern dalam kondisi layak konsumsi. Hasil pemeriksaan rutin menunjukkan kualitas daging di daerah ini memenuhi standar keamanan pangan.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto, mengatakan pihaknya melakukan pengujian laboratorium terhadap daging sapi dan ayam yang beredar di pasaran. Salah satu parameter yang diuji adalah Total Plate Count (TPC) atau jumlah total bakteri.
“Nilai TPC pada sampel daging di Banyuwangi rata-rata berada di bawah batas aman yang ditetapkan. Kondisi ini menunjukkan daging tersebut higienis dan aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Pengujian ini dilakukan secara berkala, mencakup pengambilan sampel di rumah potong hewan, kios daging di pasar, hingga sentra penjualan ayam. Hasilnya, tingkat kebersihan dan penanganan daging di lapangan dinilai cukup baik.
Menurut Nanang, kualitas ini tak lepas dari peran pelaku usaha yang semakin sadar akan pentingnya menjaga higienitas, mulai dari proses pemotongan hingga penyimpanan.
“Penerapan prosedur yang benar membuat kualitas daging tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan cara pengolahan di rumah. “Meski daging dari pasar sudah memenuhi standar, tetap penting memastikan kebersihan saat memasak dan mengolahnya,” tegasnya.
