KabarIjen
Daerah

Dinas PU Pengairan Banyuwangi Rawat Dam Singir, Tradisi Pengeringan Jadi Pesta Rakyat

KABARIJEN.com – Dam Singir di Kecamatan Muncar dikeringkan oleh Dinas PU Pengairan Banyuwangi dalam rangka perawatan tahunan yang sudah terjadwal.

Kegiatan ini melibatkan Korsda Srono, petani, dan masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan proses pengeringan dam tua itu.

Plt. Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Riza Al Fahroby, menjelaskan pengeringan penting dilakukan untuk menjaga kapasitas tampung air.

“Setiap tahun kami lakukan pembersihan sedimen dan pemeriksaan pintu air agar dam tetap berfungsi optimal,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).

Selain perawatan teknis, pengeringan juga menjadi momen kebersamaan bagi warga yang datang beramai-ramai berburu ikan.

Ribuan warga membawa alat tangkap sederhana, menjadikan suasana dam layaknya ajang rekreasi dan berburu berkah.

Dam Singir dibangun sejak masa kolonial Belanda tahun 1925 dan menjadi sumber air utama pertanian Banyuwangi Selatan.

Riza menyebut, dam ini menyuplai air ke lahan sawah seluas 1.457 hektar di Muncar dan Srono.

Pembersihan dilakukan untuk persiapan musim tanam mendatang agar distribusi air ke sawah berjalan lancar.

Warga memanfaatkan momentum ini untuk berjualan makanan dan minuman di sekitar lokasi pengeringan.

“Selain menjaga infrastruktur, kegiatan ini membawa dampak sosial ekonomi yang positif bagi masyarakat,” ucap Riza.

Ia menegaskan, pengeringan dam seperti ini juga digelar di sejumlah wilayah lain secara berkala.

“Kami pastikan seluruh dam di Banyuwangi terawat agar ketahanan pangan tetap terjaga,” tutupnya.

Related posts

PT BSI Bangun Terminal Sarongan, Warga Banyuwangi Sambut Proyek Infrastruktur Baru

Tim Kabar Ijen
7 hari ago

Ketua DPRD Banyuwangi: Perda Pembinaan Ideologi Pancasila Harus Menyentuh Masyarakat

editor1
5 bulan ago

Dinas PU Pengairan Banyuwangi Dukung Tradisi Bubak Bumi Demi Kelancaran Musim Tanam

editor1
6 bulan ago
Exit mobile version