KABARIJEN.com – Dinas PU Pengairan Banyuwangi melaksanakan normalisasi Dam Garit di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, sebagai langkah menjaga kelancaran irigasi pertanian.
Proses pengerukan dilakukan sejak awal Oktober dengan menurunkan alat berat untuk mengangkat timbunan material setinggi sekitar tiga meter dari dasar bendungan.
Plt Kadis PU Pengairan Banyuwangi, Riza Al Fahroby, mengatakan sedimentasi terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur daerah tersebut beberapa bulan lalu.
Endapan material mencapai lebih dari delapan ribu meter kubik, menurunkan kapasitas tampung dan memperlambat aliran air di sungai utama.
“Normalisasi ini penting agar air tidak tersumbat di bawah jembatan dan dapat mengalir dengan lancar ke area sawah,” ujarnya.
Riza menambahkan kegiatan ini juga merespons aspirasi warga yang khawatir datangnya musim hujan menyebabkan potensi banjir meluas.
“Kami berupaya agar sistem pengairan kembali optimal dan masyarakat petani tidak terganggu dalam proses tanam mendatang,” tambahnya.
Selain mengurangi risiko banjir, Dam Garit juga menjadi tumpuan irigasi bagi sekitar 475 hektare lahan pertanian di enam desa.
Dengan pembersihan ini, Riza berharap produktivitas pertanian meningkat dan air dapat tersalur tanpa hambatan menuju saluran irigasi.
“Dinas PU Pengairan Banyuwangi terus melakukan perawatan berkala di berbagai titik saluran air lainnya,” pungkasnya.
