KABARIJEN.COM – Jelang Pilkada pada 27 November 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banyuwangi mengidentifikasi potensi kerentanan keamanan di TPS. Pemetaan ini dilakukan sebagai langkah prediktif untuk meminimalisir gangguan dan hambatan pada hari pemungutan suara.
Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Khomisa Kurnia Indra menjelaskan pemetaan tersebut didasarkan pada delapan variabel dasar. Hasil analisis meliputi 24 indikator yang tersebar di 217 desa dan kelurahan Banyuwangi.
Dari hasil pemetaan tersebut, kami mencatat bahwa kami menemukan indikator pemilih DPT terbanyak yang tidak memenuhi persyaratan. 783 penemuan dari 4 kecamatan, yaitu Rogojampi, Muncar, Kabat dan Banyuwangi.
Indikasi paling sedikit yang ditemukan adalah adanya kendala kelistrikan di lokasi TPS, namun hanya 1 di antaranya yang berada di kecamatan Wongsorejo.
“Kami telah mengidentifikasi indikator-indikator seperti potensi penggunaan hak suara yang tidak tepat, masalah keamanan, politik uang, politisasi Sara dan kenetralan perangkat, termasuk penyelenggara pemilu,” kata Khomisa dalam keterangannya, Kamis (21/11/2024).
Menurut Khomisa, variabel mengkhawatirkan lainnya adalah logistik, lokasi TPS dan ketersediaan jaringan listrik dan internet. Data menunjukkan 9 indikator yang paling sering terjadi, 14 indikator yang sangat sering terjadi dan 1 indikator yang jarang terjadi namun masih perlu dipantau.
“Salah satu indikator utamanya adalah lokasi TPS yang rawan konflik dan bencana,” imbuhnya.
Pengumpulan data dilakukan antara tanggal 10 sampai 15 November 2024. Seluruh desa dan kelurahan di Banyuwangi dimasukkan untuk memastikan laporan kerentanan TPS sepenuhnya akurat. Indikator yang paling sering ditemukan antara lain masalah dalam daftar pemilih tetap (DPT), potensi politik uang dan kelemahan logistik.
Bawaslu juga mengantisipasi terjadinya intimidasi, kekerasan atau penolakan penyelenggaraan pemungutan suara di daerah-daerah tertentu. Khomisa berkata, “Kita perlu memastikan bahwa aman dan mudah bagi semua pihak untuk memberikan suara.”katanya.
Selain itu, isu ketidakberpihakan penyelenggara pemilu, ASN dan aparat desa juga menjadi sorotan. Bawaslu menemukan tanda-tanda potensi pelanggaran di beberapa wilayah yang dapat memengaruhi hasil pemilu.
“Kami terus berinteraksi agar semua pihak memahami pentingnya menjaga kenetralan untuk menciptakan pemilu yang adil,” kata Khomisa.
lokasi tps juga menjadi tantangan. Beberapa TPS terletak di daerah terpencil, sulit dijangkau atau rawan bencana. Dipercaya juga bahwa keberadaan TPS di dekat kantor tim pilkada dan rumah calon legislatif juga dapat menimbulkan konflik.
“Kami sedang merancang langkah-langkah mitigasi untuk memastikan aksesibilitas dan keamanan di TPS,” kata Khomisa.
Pemetaan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan yang diharapkan dapat mengurangi risiko kerawanan secara signifikan mengurangi risiko kerentanan. Mengetahui potensi permasalahan sejak dini akan memungkinkan Bawaslu bekerja sama dengan KPU, aparat keamanan dan masyarakat untuk memperbaiki lingkungan elektoral. Lanjut Khomisa.
Bawaslu Banyuwangi juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut dalam pengawasan pilkada. Partisipasi aktif warga dianggap penting untuk mencegah kecurangan dan memastikan penyelenggaraan pemilu sesuai aturan.
Khomisa akhiri penjelasan, “Pemilu yang jujur adalah tanggung jawab bersama, jadi kami mendorong masyarakat untuk melaporkan tanda-tanda pelanggaran jika ditemukan,”.
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…