KABARIJEN.com – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Banyuwangi, Suwito, mengungkap sebagian anggota dewan berpartisipasi membangun dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Suwito, sekitar 10 persen anggota DPRD memiliki dapur MBG dan aktif membantu pengelolaan makan bergizi bagi pelajar di daerahnya.
“Beberapa anggota dewan sudah berkontribusi. Kira-kira 10 persen yang ikut langsung membangun dapur MBG,” ucapnya menjelaskan.
Ia menegaskan, pemerintah pusat tidak pernah membatasi pihak mana pun yang ingin berpartisipasi selama mengikuti pedoman dan regulasi resmi.
“Silakan siapa saja ikut, asal sesuai prosedur. Ini bukan proyek, tapi gerakan bersama untuk generasi sehat,” tegasnya.
Suwito mengajak masyarakat, tokoh lokal, dan pengusaha ikut berkontribusi memperluas jangkauan dapur MBG agar manfaatnya lebih merata.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan Kodim serta pihak kepolisian penting dilakukan demi menjamin pelaksanaan program tetap terarah.
“Semua langkah harus dikomunikasikan agar tidak terjadi tumpang tindih. Tujuannya menjaga integritas program MBG,” kata Suwito.
Dirinya juga menegaskan dapur MBG bukan wadah mencari keuntungan pribadi, melainkan ruang pengabdian sosial bagi bangsa dan anak-anak.
“Kalau ingin cari untung, jadilah pengusaha. Dapur MBG itu pengabdian tulus untuk masa depan anak Indonesia,” tuturnya.
Selain itu, ia meminta pengelola menjaga kualitas dan porsi makanan, sesuai arahan Presiden yang menekankan pentingnya asupan bergizi.
“Jangan kurangi porsi. Program ini demi tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya mengingatkan.
Ia berharap semangat gotong royong dari semua kalangan dapat memperkuat pelaksanaan MBG di seluruh pelosok Banyuwangi.
