BANYUWANGI – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diduga kian marak terjadi di kawasan Gunung Manis, Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Praktik ilegal tersebut dilaporkan banyak terjadi di Petak 78, yang kini berstatus wilayah Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) di bawah pengelolaan investasi tambang emas, PT Bumi Suksesindo (PT BSI).
Data dari Perhutani KPH Banyuwangi Selatan membenarkan bahwa Petak 78 dulunya adalah tanah negara di bawah naungan Perhutani, sebelum statusnya berubah menjadi wilayah IPPKH PT BSI. Keberadaan PETI di lokasi ini tak pelak mengganggu kelancaran aktivitas pertambangan resmi yang dilakukan oleh anak Perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut.
Bahkan, pada Senin, 3 November 2025 lalu, sejumlah oknum warga yang mengklaim sebagai pelaku tambang rakyat secara terang-terangan berani menghentikan aktivitas operasional PT BSI di Petak 78.
Mereka diduga kuat adalah gerombolan pelaku PETI, mengingat pemerintah tidak pernah menerbitkan izin tambang rakyat di lokasi tersebut.
Keberadaan PETI di Petak 78 Gunung Manis, termasuk di Petak 73 C dan 73 D, disinyalir sudah bukan rahasia lagi bagi masyarakat Desa Pesanggaran. Mayoritas pelaku PETI disebut adalah warga lokal Banyuwangi, namun berasal dari luar Desa Pesanggaran.
“Warga Desa Pesanggaran, banyak yang tahu, sudah bukan rahasia,” ucap H, salah satu warga Desa Pesanggaran, Minggu (16/11/2025).
Aktivitas PETI yang seolah bebas dan tidak tersentuh hukum ini tentu sangat merugikan PT BSI sebagai pemegang izin IPPKH. Fenomena ini juga dinilai mencoreng citra positif iklim investasi di Banyuwangi, terutama di saat Presiden RI, Prabowo Subianto, sedang gencar mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberikan rasa aman dan mendukung kondusivitas investasi demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kabar maraknya PETI ini semakin menjadi sorotan setelah adanya hearing di Komisi IV DPRD Banyuwangi pada Kamis lalu (13/11/2025). Tri Tresno Sukowono alias Suko, yang mengaku sebagai Ketua KTH Tambak Agung, sempat menuding bahwa PT BSI telah menyerobot atau melakukan aktivitas pertambangan di lahan mereka. Yakni di Petak 73 C dan 73 D, yang notabene merupakan wilayah IPPKH PT BSI.
Namun anehnya, ketika ditanya terkait kabar maraknya praktik PETI di Petak 73 C, 73 D, Petak 78, serta di sejumlah titik area IPPKH PT BSI di wilayah Kecamatan Pesanggaran, Suko justru mengaku tidak tahu.
“Ya kalau soal tambang rakyat saya kurang begitu tahu ya, kurang begitu menguasai itu karena masyarakat sekitar sana. Jadi saya tidak mengurusi persoalan itu,” cetusnya.
Atas dugaan maraknya PETI di Petak 78 Gunung Manis dan Petak 73 C serta 73 D, masyarakat berharap ada tindakan tegas dari pemerintah. Selain mengganggu aktivitas pelaku investasi resmi PT BSI, praktik PETI juga disinyalir rawan menimbulkan dampak lingkungan yang buruk. (*)
Related posts

Gandrung Sewu: Saat Budaya Bertemu Inovasi dan Kreativitas
KABARIJEN.COM – Bertemakan Payung Agung ‘The Diversity of Culture’, Gandrung Sewu membuka jendela keragaman dan kekayaan budaya nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di Banyuwangi. Festival Gandrung Sewu kembali memukau ribuan penonton yang memadati Pantai Marina Boom, Sabtu (26/10/2024). Sebanyak 1.350 penari Gandrung Sewu menampilkan…
Dam Singir: Simbol Kekokohan Arsitektur Belanda di Banyuwangi
KABARIJEN.com – Dam Singir, yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi simbol kekokohan arsitektur Belanda yang masih lestari hingga kini. Bangunan monumental ini memancarkan keindahan dan kehandalan strukturalnya yang tak tertandingi. “Dam Singir bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga peninggalan berharga yang mencerminkan…
Rayakan Hari Wayang Nasional, Banyuwangi Gelar Festival Wayang Kulit Selama Tiga Hari
KABARIJEN.com – Memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, Banyuwangi Festival menggelar Festival Wayang Kulit 2023. Selama 3 hari (6 – 8 November), setiap malam ditampilkan pertunjukan wayang yang digelar di Lapangan RTH Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Pertunjukan tersebut menampilkan parade 3 dalang…
PT BSI Dukung Petik Laut Nelayan Pancer Banyuwangi
KABARIJEN.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) turut mendukung perayaan upacara tradisi petik laut yang dilakukan masyarakat Kampung Nelayan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tradisi petik laut ke-48 itu, merupakan perayaan yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga setempat. Hari pertama perayaan ini diawali dengan doa…
Dijuluki Raja Ampatnya Banyuwangi, Pulau Bedil Jadi Primadona Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pesona Bahari Banyuwangi, Jawa Timur, cukup menyedot perhatian wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi yang kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” ini mencatatkan kunjungan…
Pulau Bedil Jadi Magnet Wisata Baru Banyuwangi Saat Musim Liburan
KABARIJEN.com – Pesona Pulau Bedil, yang dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan. Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun…
Akses Mulus ke Pulau Bedil, Disbudpar Apresiasi Peran CSR
Banyuwangi – Destinasi wisata baru Pulau Bedil, yang terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung diserbu ribuan wisatawan. Pulau ini, dengan pemandangan darat dan bawah laut yang eksotis, bahkan dijuluki sebagai Raja Ampatnya Banyuwangi. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata…
Pulau Merah Banyuwangi Banjir Pengunjung saat Libur Lebaran
KABARIJEN.com – Pantai Pulau Merah atau Red Island, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, jadi primadona wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, terhitung mulai tanggal 28 Maret-7 April, lonjakan pengunjung mencapai 300 persen dibanding…