Trending News

Berita Terbaru

Segera Diusut, KTP Asing WNA Korea di Sragen Diduga Diperoleh dengan Membantu Pihak Ketiga
Lee Seunghoon yang kini bertugas di PT Session Sragen. Indonesia, Desa Paingan, Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo
Nasional

Segera Diusut, KTP Asing WNA Korea di Sragen Diduga Diperoleh dengan Membantu Pihak Ketiga 

KABARIJEN.COM – Dugaan memakai identitas palsu seorang WNA Korea jadi perhatian di Sragen. Dunia administrasi kependudukan lagi jadi sorotan setelah muncul laporan masyarakat mengenai dugaan pemanfaatan identitas palsu oleh seorang warga asing dari Korea Selatan yang sekarang bekerja di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

 

Pelapor mengatakan pria bernama Lee Seunghoon yang kini bertugas di PT. Shesin Sragen. Indonesia, Desa Paingan, Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo diduga sudah mengantongi kartu. Tanda penduduk KTP Indonesia dengan nama Susilo Hermawan dan tempat lahir tertulis di Jakarta.

 

Padahal, menurut data yang dikumpulkan, yang bersangkutan lahir di Korea Selatan dan tidak mempunyai dokumen pergantian, nama yang sah lewat pengadilan sebagaimana diatur dalam regulasi perundang-undangan.

 

Di samping itu, nama kedua orang tua dalam dokumen itu pula disebut mirip nama warga Amerika, padahal keduanya diketahui berasal dari Korea dan masih berdiam di sana. Pelapor pun menambahkan adanya dugaan keterlibatan pihak tertentu yang memudahkan proses administrasi sampai terbitnya KTP tersebut.

 

Kecurigaannya karena yang bersangkutan banyak mengenal orang penting yang dapat mengurus KTP di kota tersebut. Jika proses kenegaraan dikerjakan karena perkawinan, dengan warga Indonesia semestinya ada berkas. Pengajuan pergantian status di kantor keimigrasian sesuai domisili pasangan, tuturnya dalam laporan tertulis. Perkara ini menimbulkan kegelisahan di lingkungan, tempat kerja, dan masyarakat sekitar.

 

Pelapor mengharap pihak berwenang, khususnya dinas kependudukan. Pencatatan Sipil Wilayah Capil dan kantor keimigrasian segera menelusuri keabsahan dokumen kenegaraan yang dipunyai oleh individu tersebut, sampai berita ini dipublikasi belum ada penjelasan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai kebenaran laporan tersebut.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *